iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » Agama Bukan Pemicu Konflik


Asnawin Aminuddin 6:58 AM 0


SARASEHAN. Kakawil Kemenag Sulsel, Drs H Abd Wahid Thahir Mag, membuka sekaligus membawakan materi pada Sarasehan Tokoh-tokoh Lintas Agama Kanwil Kemenag Sulsel Tahun 2015, di Hotel Sutomo, Jl Dr Sutomo, Makassar, Senin, 12 Oktober 2015. (Foto: Asnawin)





----------


Agama Bukan Pemicu Konflik


Makassar (Pedoman Karya), 12 Oktober 2015.
Persoalan kerukunan umat beragama adalah persoalan yang sangat luas dan kompleks, tetapi yang perlu digarisbawahi, agama bukanlah pemicu konflik, tetapi variabel-variabel sosial keagamaanlah yang kiranya perlu ditelusuri lebih lanjut.

“Agama bukanlah pemicu konflik, karena semua agama pada prinsipnya sama-sama menanamkan ajaran kedamaian dan cinta terhadap sesama manusia,” tandas Kakawil Kemenag Sulsel, Drs H Abd Wahid Thahir Mag, pada Sarasehan Tokoh-tokoh Lintas Agama Kanwil Kemenag Sulsel Tahun 2015, di Hotel Sutomo, Jl Dr Sutomo, Makassar, Senin, 12 Oktober 2015.

Kerukunan umat beragama, katanya, merupakan agenda strategis sebagai pondasi ideal meletakkan segenap upaya bersama dalam mewujudkan cita-cita berbangsa dan bernegara. Tanpa kerukunan yang terjalin baik, maka berbagai program pembangunan bangsa akan menemui jalan buntu.

“Kerukunan umat beragama harus diupayakan bersama oleh segenap elemen bangsa yang sadar akan pentingya pembangunan karakter dan budaya rukun,” tegas Wahid.

Ketua Panitia Sarasehan yang sehari-hari menjabat Kasubag Hukum dan KUB Kemenag Sulsel, Muhammad Amrulah, menjelaskan, sarasehan selama dua hari tersebut diikuti 70 peserta dari unsur Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh lintas agama, tokoh pemuda lintas agama, serta utusan Kementerian Agama kabupaten dan kota se-Sulsel.

Materi yang disajikan yaitu Kerukunan Umat dan Pencegahan Konflik Sosial Berbasis Multikultural di Sulsel (Dr Nurman Said), Kebebasan Beragama Perspektif Hukum dan HAM (Dr Marilang SH MH), Membangun Harmonisasi Umat dan Kerukunan Berbasis Kearifan Lokal (Dr H Kadir Ahmad Msi), serta Penguatan Pemberdayaan Lembaga Keagamaan dalam Kerukunan Umat Beragama. (dir)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply