iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » Universitas Indonesia Timur Bisa Jauh Lebih Baik


Pedoman Karya 12:22 AM 0


ISO 9001:2008. Rektor UIT Prof Baso Amang (paling kanan) memberikan pengarahan pada Seminar Pemantapan Internal SDM Menuju Akreditasi ISO 9001:2008 Univeritas Indonesia Timur, di Kampus UIT Jalan Abdul Kadir, Makassar, belum lama ini. (Foto: Humas UIT)






-------
Ahad, 20 Maret 2016


Universitas Indonesia Timur Bisa Jauh Lebih Baik

Prof Abdul Rahman: Jangan Ulangi Kesalahan


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar bisa berubah jauh lebih baik dibandingkan capaiannya saat ini, karena UIT memiliki sumber daya manusia (SDM) yang banyak dan berkualitas, serta memiliki sarana dan prasarana yang memadai.
Pendapat tersebut dikemukakan Dr Ratna Ekawati (Team Leader Hafarah Consultan), dan Dr Supriyadi (Ketua Bidang Riset & Pengembangan Hafara Consulting), pada Seminar Pemantapan Internal SDM Menuju Akreditasi ISO 9001:2008 Univeritas Indonesia Timur, di Kampus UIT Jalan Abdul Kadir, Makassar, belum lama ini.
“Kalau saya melihat UIT semangat seperti ini, Insya Allah sangat bisa. UIT bisa jauh lebih maju dan lebih baik di masa yang akan datang,” kata Ratna, di hadapan puluhan peserta seminar yang terdiri atas perwakilan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Unit Penjaminan Mutu (UPM) Fakultas dan Pascasarjana, para dekan, Ketua Program Studi, serta sejumlah dosen.
Senada dengan Ratna, Supriyadi mengatakan UIT Makassar dengan sumberdaya manusia dan sarana prasarana pendukung yang begitu besar merupakan perguruan tinggi swasta yang memiliki prospek baik di masa depan.
“Bukan hanya di Kawasan Timur Indonesia, melainkan juga di Indonesia secara umum,” timpal Supriyadi.
Dia mengatakan, pembenahan manajemen dan sistem yang kini tengah berjalan di UIT, adalah salah satu langkah memasuki standar ISO. Inti dari penerapan ISO 9001:2008 adalah perbaikan yang berkesinambungan, sehingga dalam penerapannya, setiap organisasi dituntut untuk melakukan perbaikan-perbaikan di semua lini secara bertahap sesuai dengan konsep PDCA (Plan–Do–Check–Action).
“Ini juga akan mendukung kemudahan akreditasi UIT oleh BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi),” tutur Supriyadi.

Jangan Ulangi Kesalahan

Rektor UIT Prof Baso Amang, sangat berharap kepada seluruh jajaran akademisi, pegawai dan staf, agar membuka peluang bagi proses sertifikasi ISO sehingga berjalan dengan baik, karena akan sangat membantu UIT mencapai standar mutu, dan menjadikan UIT sebagai kampus berkualitas internasional.
Wakil Rektor I UIT Prof Abdul Rahman SH MH, saat memberikan pandangannya saat sesi diskusi menyebutkan langkah-langkah yang sudah dimulai seluruh lapisan manajemen di UIT, hendaknya belajar dari pengalaman sebelumnya.
“Kita sedang memulai langkah besar, jangan lagi mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan,” ujar Rahman yang mantan Rektor Universitas 45 Makassar.
Pada kesempatan terpisah, Ketua Yayasan Indonesia Timur, H Haruna, mengatakan, setelah menyiapkan sarana dan prasarana perkuliahan, antara lain laboratorium dan rumah sakit, dirinya berharap UIT akan mendapatkan predikat universitas kelas dunia, terutama setelah sejumlah negara di Asia Tenggara, mulai menunjukkan keinginan untuk menjadikan UIT sebagai kampus alternatif di Indonesia. (zul/an)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply