Bebas Tes dan Bebas SPP di UPRI Makassar


BEBAS SPP. Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar memberikan "hadiah" bebas tes bagi siswa yang menduduki rangking satu hingga rangking 10 di sekolahnya masing-masing, serta bebas SPP bagi calon mahasiswa baru anak-anak pejuang Kemerdekaan RI dan dari kalangan keluarga kurang mampu. (Foto: Asnawin)




--------
Selasa, 10 Mei 2016


Bebas Tes dan Bebas SPP di UPRI Makassar


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar melakukan terobosan dengan dua program khusus pada penerimaan calon mahasiswa baru tahun akademik 2016/2017.
Kedua program tersebut yaitu bebas tes bagi siswa yang menduduki rangking satu hingga rangking 10 di sekolahnya masing-masing, serta bebas SPP (Sumbangan Pembangunan Pendidikan) bagi calon mahasiswa baru bagi anak-anak pejuang Kemerdekaan RI dan bagi calon mahasiswa baru dari kalangan keluarga kurang mampu.
“Kami membuka tiga jalur penerimaan maba (mahasiswa baru) tahun ini. Pertama, jalur undangan bagi siswa yang menduduki rangking sepuluh besar di sekolahnya masing-masing. Mereka kami undang khusus dan bebas tes masuk di UPRI Makassar. Kedua, jalur tes. Ketiga jalur khusus bagi calon maba dari keluarga kurang mampu,” jelas Ketua Panitia Maba 2016 UPRI Makassar, Andi Alim Bagu, kepada wartawan, di ruang kerjanya, belum lama ini.
Selain itu, katanya, juga ada program khusus dari Fakultas Teknik, Program Studi/Jurusan Teknik Pertambangan, yaitu jalur undangan (bebas tes) bagi siswa yang masuk rangking lim besar di sekolahnya masing-masing.
“Ini hanya berlaku bagi calon maba prodi Teknik Pertambangan,” tandas Andi Alim.
Secara keseluruhan, katanya, UPRI Makassar pada tahun akademik 2016/2017 akan menerima 2000 mahasiswa baru untuk 13 program studi dari lima fakultas yakni Fakultas Teknik, Fakultas Sospol, Fakultas Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).
“Kami sudah melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah SMA dan SMK se-Kota Makassar dan sejumlah daerah lainnya di Sulsel,” ungkap Andi Alam. (ulla/yahya)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama