iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » Kebakaran di Maccini, LPB Muhammadiyah Buka Posko Bantuan


Pedoman Karya 2:37 AM 0


KEBAKARAN. Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah Sulsel membuka posko bantuan di lokasi bekas kebakaran Jalan Maccini Sawah, Kota Makassar (Senin malam, 7 November 2016) untuk menampung dan menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran, serta menerjunkan tenaga medis dan relawan tanggap darurat. (Foto: Haeruddin Makkasau)




--------
Selasa, 08 November 2016


Kebakaran di Maccini, LPB Muhammadiyah Buka Posko Bantuan


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah Sulsel membuka posko bantuan di lokasi bekas kebakaran Jalan Maccini Sawah, Kota Makassar (Senin malam, 7 November 2016) untuk menampung dan menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran.
“Kami membuka posko bantuan untuk memudahkan para donatur menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran,” kata Sekretaris LPB Muhammadiyah Sulsel, Haeruddin Makkasau, yang didampingi Humas Muhammadiyah Sulsel, Asnawin Aminuddin, kepada wartawan, Selasa, 8 November 2016.
Selain untuk menampung dan menyalurkan bantuan dana dan materi, Posko Bantuan Kebakaran LPB Muhammadiyah Sulsel juga menerjunkan tenaga medis sebanyak tiga orang dan tenaga relawan tanggap darurat sebanyak lima orang.
“Kami menurunkan tim medis serta relawan tanggap dan rehabilitasi. Relawan tanggap darurat selain membantu membersihkan puing-puing kebakaran, juga membantu melakukan rehabilitasi psikologi, khususnya bagi anak-anak dengan cara melakukan rehabilitasi psikologi dengan metode trauma healing,” papar Haeruddin yang terjun langsung ke lokasi saat terjadinya kebakaran, Senin malam.
Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar, jumlah rumah yang terbakar sebanyak 17 rumah, yang oleh dihuni 18 Kepala Keluarga (KK), dengan jumlah anggota keluarga sebanyak 66 orang.
Mengenai penyebab kebakaran, diduga  berasal dari lilin yang masih menyala untuk kepentingan ritual pada salah rumah warga, sementara pemilih rumah tidak berada di tempat. Satu orang tewas dalam kebakaran tersebut yang diduga karena tersengat arus listrik. (kia)



«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply