iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » Pengertian, Sejarah, dan Manfaat Media Online


Pedoman Karya 5:42 AM 0


MEDIA ONLINE. Empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar, dari kiri ke kanan Yusni Irdah, Suyudi, Nurmala Dewi, dan Kiki Fatmala, menulis artikel berjudul: “Pengertian, Sejarah, dan Manfaat Media Online.”






---------- 
PEDOMAN KARYA
Sabtu, 29 April 2017


Pengertian, Sejarah, dan Manfaat Media Online


Oleh: Suyudi, Nurmala Dewi, Kiki Fatmala, dan Yusni Irdah

Perkembangan media massa saat ini merupakan kebutuhan dalam mendukung berbagai aktifitas masyarakat urban. Dalam era global saat ini teknologi yang berkembang, kian memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi secara cepat dan mengikuti perkembangan.
Media massa, seperti halnya pesan lisan dan isyarat, sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari komunikasi manusia. Pada hakikatnya, media adalah perpanjangan lidah dan tangan yang berjasa meningkatkan kapasitas manusia untuk mengembangkan struktur sosialnya (Rivers, 2004: 27).
Kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat saat ini, dimanfaatkan oleh berbagai media massa dalam perannya menyampaikan informasi, edukasi, opini, dan ilmu pengetahuan kepada para pembacanya.
Dalam mencukupi kebutuhan khalayak tersebut, media massa umumnya selalu aktif dalam memproduksi informasi yang cepat, hangat dan orisinil.
Media massa diyakini memiliki kekuatan yang maha dahsyat dalam memengaruhi pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat. Bahkan media massa dengan mudah dapat mengarahkan masyarakat membentuk opini akan suatu peristiwa yang selanjutnya akan terjadi. Media massa mampu mengarahkan, membimbing, dan mempengaruhi kehidupan di massa kini dan di massa mendatang.
Media massa online memiliki peran dalam memajukan peradaban umat manusia yang kian pesat, tak luput dari peran teknologi komunikasi yang serba canggih. Bahkan tak jarang kecanggihan tersebut disalahgunakan, sehingga media massa memiliki dua peranan yakni memperburuk sisi kemanusiaan seseorang (dehumanisasi) atau memperkuat dan menajamkan sence of humanity (humanisasi).
Media online juga berarti media massa yang tersaji secara online di situs web (website) internet. Media online adalah media massa ”generasi ketiga” setelah media cetak (printed media) seperti koran, tabloid, majalah, dan buku, serta media elektronik (electronic media) seperti radio, televisi, dan film/video.
Media Online merupakan produk jurnalistik online disebut juga cyber journalisme yang didefinisikan sebagai “pelaporan fakta atau peristiwa yang diproduksi dan didistribusikan melalui internet. Secara teknis atau ”fisik”, media online adalah media berbasis telekomunikasi dan multimedia (komputer dan internet). Termasuk kategori media online adalah portal, website, radio online, TV online (streaming), dan email.
Di Indonesia, perkembangan teknologi memiliki banyak implikasi pada seluruh bidang kehidupan manusia. Perkembangan teknologi yang begitu pesat ikut mempengaruhi proses eksistensi media. Hal tersebut juga terjadi karena pola perkembangan manusia modern yang cenderung serba instan.
Media massa sedikit banyak akan mengalami pergeseran atau revolusi ke arah yang lebih canggih. Mulai dari buku, majalah, surat kabar, atau media cetak lainnya tidak memakai kertas lagi karena kita bisa membacanya secara online.
Perkembangan media online sejalur dengan makin merambahnya internet di setiap pelosok di Indonesia, serta merebaknya handphone yang bisa dengan mudah mengakses internet.Baik yang berupa forum online, atau berformat seperti koran online.

Pengertian

Media massa online adalah media yang disajikan secara online. Online adalah istilah bahasa dalam internet yang artinya sebuah informasi yang dapat diakses dimana saja selama ada jaringan internet. Sebagai medianya adalah website.
Jika dilihat dari segi fisiknya, maka media online berarti media yang berbasis telekomunikasi dan multimedia yaitu komputer dan internet.
Kedudukan media massa online merupakan media massa generasi ketiga di antara media lainnya yaitu: media massa cetak (koran, majalah, tabloid), media massa elektronik (radio, TV), media massa online.
Dalam Wikipedia, media massa online disebut juga dengan cyber journalism yang berarti reportase atau laporan hasil liputan peristiwa yang diproduksi dan didistribusikan melalui internet.
Secara umum media massa online adalah semua format media yang bisa diakses melalui internet, baik itu media tulisan maupun foto digital, juga video termasuk TV dan radio online.
Lebih luas lagi, secara umum media massa online juga berarti sarana komunikasi secara online. Oleh karena itu, yang termasuk kategori media online secara umum adalah website, termasuk blog, serta berbagai media sosial seperti Facebook, twitter, dan lain-lain.
Sedangkan pengertian media massa online secara khusus adalah media komunikasi massa yang memiliki karakteristik tertentu. Media massa online secara khusus berarti media yang menyajikan karya jurnalistik berupa berita, artikel serta feature secara online, seperti dikatakan oleh Asep Syamsul M.Romli bahwa media massa online adalah media massa yang tersaji secara online di situs web internet.

Sejarah Singkat

Booming media massa online di luar negeri dimulai sejak pertengahan tahun 1990 an. Amerika meluncurkan koran online pertama pada bulan Mei 1992 yaitu Chicago Tribune di Chicago Amerika Serikat.
Perkembangan media massa online di Amerika sendiri cukup pesat, terbukti dengan adanya 12.878 media massa online dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2001.
Di Indonesia, internet mulai masuk sejak tahun 1994. Media massa online mulai dikenal sejak tahun 1996 hingga 1997. Pada saat itu, media massa online merupakan pindahan isi dari media cetak seperti harian Republika dan harian Kompas.
Pada tahun 1998 mulai muncul portal berita online seperti detik.com yang murni sebagai media massa online yang isi beritanya tidak dimuat di media massa cetak.
Munculnya media massa online pada tahun 1998, tidak lepas dari peristiwa runtuhnya massa pemerintahan Orde Baru yang melakukan pengawasan ketat kepada semua media massa cetak.
Keadaan inilah yang menyebabkan munculnya media alternatif yaitu media massa di internet atau media massa online. Beberapa media massa online yang saat itu menyebarkan keburukan pemerintahan Orde Baru lewat internet, di antaranya kdpnet.activist.com atau kdp.usa.net.
Pada tahun 1998, juga terjadi persaingan antara detik.com dan kompas.com. Hanya saja detik.com memiliki kelebihan yaitu memberikan breaking news. Detik.com membahas apa yang terjadi di belakang atau apa yang melatar-belakangi sebuah peristiwa yang diberitakan.
Pada tahun 2000-an, persaingan media maasa online mulai ketat. Saat itu mulai muncul satunet.com, juga astaga.com. Sementara itu pada tahun 2005, mulai banyak bermunculan media massa cetak yang membuat media massa online.
Berawal sejak tahun 2007 hingga saat ini banyak sekali media-media massa online yang real time bermunculan. Dalam perkembangannya media massa online serta blog mulai booming sejak tahun 2008.

Karakteristik Media Online

Ada banyak website maupun sosial media yang bisa kita akses melalui internet. Namun tidak semua website apalagi sosial media bisa dikatakan sebagai media massa online. Berikut ini adalah karakteristik sebuah website, sehingga bisa disebut sebagai media massa online.
Pertama, kapasitas besar, artinya halaman website mampu menampung tulisan yang panjang. Kedua, bisa diterbitkan setiap saat. Ketiga, fleksibel, artinya bisa diterbitkan dan hasil postingan juga bisa diedit kapan saja dan dimana saja.
Keempat, cepat, artinya ketika ditayangkan bisa langsung diakses oleh semua orang. Kelima, jangkauan luas, artinya bisa dinikmati oleh orang di seluruh dunia yang memiliki jaringan internet.
Keenam, aktual, artinya isinya merupakan informasi actual dengan penyajian yang cepat. Ketujuh, update, artinya informasi yang ditampilkan selalu diperbarui karena pembaharuan postingan bisa dilakukan kapan saja.
Kedelapan, interaktif, artinya terjadi komunikasi dua arah antara sipemilik website dengan pembaca. Hubungan ini bisa terjadi melalui kolom komentar yang disediakan. Bisa juga berupa polling ataupun fasilitas chat online yang disediakan oleh pemilik website.
Kesembilan, terdokumentasi, artinya ada arsip dari setiap berita atau artikel yang diposting . Arsip ini bisa dengan mudah dilihat oleh pembaca dari fasilitas search ataupun dari link daftar isi yang diberikan oleh si pemilik website.
Kesepuluh, hyperlink, artinya informasi yang disajikan terhubung dengan sumber online yang lain. Sumber ini bisa berasal dari website lain ataupun dalam website itu sendiri.

Jenis-jenis Media Online

Jenis-jenis media massa online diklasifikasikan berdasarkan situs berita dan pemiliknya. Jika berdasarkan situs berita, maka media massa online dibagi menjadi (1) edisi online dari media massa cetak, dan (2) edisi online dari media massa elektronik.
Media massa online murni yaitu yang tidak ada kaitannya dengan media massa cetak maupun media massa elektronik. Kanal berita / portal berita media massa online yang memuat link-link berita dari situs lain.
Berdasarkan pemiliknya atau yang sering dikenal sebagai publisher, maka media massa online dibagi menjadi; (1) situs penyiaran (news organization website) yang merupakan situs lembaga pers atau organisasi pers, (2) situs perusahaan (commercial organization website) yang digunakan oleh perusahaan untuk kepentingan bisnis komersial, (3) situs pemerintah, (4) situs kelompok atau organisasi non-komersial (interest group), serta blog pribadi (personal website).
Beberapa contoh media online antara lain Kompas.com, Okezone.com, Detik.com, Tempointeraktif.com, Vivanews.com, Metrotv.com, Liputan6.com, dan masih banyak lagi.

Kelebihan Media Online

Kelebihan media online, antara lain kapasitas luas halaman web bisa menampung naskah sangat panjang, pemuatan dan editing naskah bisa kapan saja dan di mana saja, jadwal terbit bisa kapan saja, bisa setiap saat.
Selain itu, media online cepat. Begitu diupload langsung bisa diakses oleh semua orang, menjangkau seluruh dunia yang memiliki akses internet, actual yaitu berisi info aktual karena kemudahan dan kecepatan penyajian.
Media online juga sifatnya update. Pembaruan informasi terus dan dapat dilakukan kapan saja. Interaktif atau dua arah, dan ”egaliter” dengan adanya fasilitas kolom komentar, chat room, polling, dan sebagainya.
Kelebihan lainnya yaitu terdokumentasi. Informasi tersimpan di ”bank data” (arsip) dan dapat ditemukan melalui ”link”, ”artikel terkait”, dan fasilitas ”cari” (search).

Kelemahan Media Online

Kelemahan atau kekurangan media online yaitu (1) tidak selalu tepat, karena mengutamakan kecepatan berita yang dimuat di media massa online biasanya tidak seakurat media lainnya, (2) berpotensi mengakibatkan cyber crime (kejahatan dunia maya) seperti penculikan, penipuan, dan berbagai tindak criminal lainnya.
Kehadiran media online (3) juga mengakibatkan menurunnya minat baca di perpustakaan akibat lebih praktisnya media massa online.
Dampak negatif lainnya yaitu (4) meningkatkan plagiat akibat mudah dicurinya karya-karya yang tersaji di media massa online.
Media massa online merupakan suatu hal yang tak bisa di lepas dari kita saat ini, bahkan dalam perjalanannya media massa online sekarang telah mengubah cara hidup kita dalam beberapa tingkatan, sehingga bisa di katakan media massa online menjadi sebuah media yang penting dalam masyarakat terlebih pada pelajar dan mahasiswa Indonesia saat ini.
Media massa online juga tak hanya menjadi sebuah media yang penting, namun juga telah berubah menjadi sebuah identitas diri seseorang khususnya pada media komunikasi online seperti Facebook, Twitter, dan sebagainya.
Bisa kita melihat bagaimana sebuah media massa online seperti Facebook dan Twitter berubah fungsi menjadi “mulut kedua” bagi seseorang, sehingga menjadikan media tersebut sebagai wakil diri di dunia maya.
Para pengguna media massa online disarankan untuk mengikuti ketentuan-ketentuan yang ada serta memanfaatkan media massa online secara benar dan sesuai dengan norma-norma di masyarakat, karena selain untuk memperbaharui informasi, pertemanan, media massa online lebih baik dimanfaatkan untuk hal-hal positif.
Hal-hal positif itu antara lain internet digunakan untuk pelajar, misalnya memanfaatkan Facebook untuk metode pembelajaran online, sehingga belajar dan mengajar tidak monoton dan lebih fun.
Kita perlu belajar menggunakan jaringan internet secara bijak, sehingga kita tidak menjadi orang yang mencandu akan media massa online khususnya jejaring sosial.
Sebaiknya para pengguna situs jejaring sosial ini tidak harus berhenti total untuk tidak menikmati situs tersebut, namun lebih bijak kalau secara perlahan untuk menguranginya yaitu dengan mengurangi jam bermain Facebook, Twitter, dan lain-lain.
Membuat grup untuk sarana diskusi pelajaran. Berbagi informasi penting, misalnya dengan mempostingkan link, membuat status, atau notes yang berisi tentang suatu informasi yang berguna.
Internet atau media online juga dapat digunakan untuk menyalurkan hobi menulis dengan menggunakan fasilitas note. Memanfaatkan media massa online sebagai media penyimpanan data, seperti video, mp3, dan foto.
Kita juga dapat mengimplementasikan sosial media dengan baik dan benar, serta menggunakan peluang yang ada sebagai sarana yang positif.


Daftar Pustaka:
Ø  http://Girlsthink's Weblog.com/ Media Online/Kelebihan dan Kekurangan dari Media Online Menurut girlsthinks.htm (Diakses pada 27 April 2017)
Ø  http://darikatahati.blogspot.com/ media online/Apa Itu Media Online_DARI KATA HATI.htm. (Diakses pada 27 April 2017)
Ø  http://rhiyanugras.blogspot.com/media online/Makalah Kelompok 4 Jurnalisme Online – Catatan Kuliah.htm. (Diakses pada 27 April 2017)


Keterangan:
- Para penulis adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Unismuh Makassar, Angkatan 2014/2015
- Artikel ini merupakan tugas mata kuliah Jurnalistik yang diampu oleh Asnawin Aminuddin



«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply