iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » Mahasiswa Makassar Terpilih Duta Antikorupsi Sultra


Pedoman Karya 12:55 PM 0


DUTA ANTIKORUPSI. Mahasiswa Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Riska Pratiwi Sahrum, terpilih menjadi Duta Antikorupsi Provinsi Sulawesi Tenggara, untuk selanjutnya mengikuti seleksi pemilihan Duta Antikorupsi Tingkat Nasional 2017. 




------------
Senin, 19 Juni 2017



Mahasiswa Makassar Terpilih Duta Antikorupsi Sultra


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Mahasiswa Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Riska Pratiwi Sahrum, terpilih menjadi Duta Antikorupsi Provinsi Sulawesi Tenggara.
Perempuan berkacamata yang memang berasal dari Sulawesi Tenggara ini terpilih menjadi Duta Antikorupsi melalui tahapan seleksi pada bulan Mei 2017, yang digelar oleh Indonesia Youth Against Corruption (IYAC) se-Indonesia dalam kegiatan bertajuk: “Konferensi Mahasiswa Nasional Pendidikan Anti Korupsi 2017.” 
Seleksi yang dilakukan melalui penulisan dan pemaparan esai terkait proyek sosial yang berfokus pada pengembangan karakter generasi bangsa, menjadikan Riska kini lolos untuk mengikuti seleksi pemilihan Duta Antikorupsi Tingkat Nasional yang akan berlangsung pada bulan Juni hingga Juli 2017.
Dengan mengangkat tema “Melahirkan Siswa yang Berkarakter Antikorupsi Melalui Gerakan CAC”, Riska melaksanakan proyeknya dengan melibatkan siswa Sekolah Menengah Atas dan mahasiswa untuk bekerjasama.
Proyek sosial tersebut, katanya, tidak hanya demi kepentingan seleksi, tetapi memang dilakukannya atas minat dan antusiasnya terhadap karakter generasi bangsa yang saat ini membutuhkan perhatian.
“Tema ini saya pilih memang dengan maksud untuk membantu generasi bangsa saat ini lebih memberikan perhatian terhadap karakter diri, sehingga proyek ini dapat melahirkan anak bangsa yang bermoral dan hal ini dapat dimulai dengan menanamkan sikap antikorupsi dalam diri generasi bangsa. Ke depannya saya berharap ini dapat membantu pemberantasan korupsi negara melalui peran generasi bangsa yang berkarakter,” papar Riska.
Ditemui di Kampus Fakultas Teknik Lantai 6 Gedung II Unibos, Rabu, 14 Juni 2017, mahasiswa angkatan 2013/2014 ini mengungkapkan ketertarikannya terhadap dunia antikorupsi.
“Korupsi saat ini sudah sangat merajalela. Tidak hanya dalam lingkup negara, tetapi juga dalam lingkup kecil seperti di sekolah dan kampus. Karena itulah, sangat dibutuhkan peran generasi bangsa yang mampu menjadi pacuan pemberantas korupsi, sehingga pemberantasan korupsi tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah semata,” tegas Riska. (ima)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply