iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » Puluhan Kader Muhammadiyah se-Sulsel Ikut Pelatihan SAR di Bantaeng


Pedoman Karya 4:59 PM 0


PEMBUKAAN. Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, KH Ahmad Tawalla, membuka secara resmi Pelatihan SAR (Search And Rescue) Relawan Muhammadiyah, di SMP Negeri Onto, Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Kamis, 20 Juli 2017. (Foto: Akhmad Marmin)





--------
Jumat, 21 Juli 2017


Puluhan Kader Muhammadiyah se-Sulsel Ikut Pelatihan SAR di Bantaeng


BANTAENG, (PEDOMAN KARYA). Sebanyak 60 kader Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan mengikuti Pelatihan SAR (Search And Rescue) Relawan Muhammadiyah, di SMP Negeri Onto, Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, 20-24 Juli 2017.
Materi-materi yang akan diberikan kepada para peserta Pelatihan SAR, antara lain Pengetahuan Dasar SAR, medical first responder, teknik evakuasi, teknik navigasi darat, teknik pencarian, komunikasi lapangan, pengetahuan heli rescue, serta teknik survival.
“Pelatihan SAR diikuti 60 peserta yang merupakan utusan dari 24 kabupaten dan kota se-Sulsel. Pelatihan dipusatkan di SMP Negeri Onto dan dilaksanakan selama lima hari,” kata Ketua Panitia Muhammad Amir, pada acara pembukaan di SMP Negeri Onto, Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Kamis, 20 Juli 2017.
Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah Susel, Muhammad Tahir Fatwa, mengatakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantaeng telah mengawali pelatihan dan ia berharap daerah lain juga dapat menjadi tuan rumah Pelatihan SAR.
“Khusus kepada Basarnas (Badan SAR Nasional, sekarang bernama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan disingkat BNPP, red), kami harap tidak merasa bosan melayani permintaan pelatihan yang sama,” kata Tahir.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, KH Ahmad Tawalla, menyampaikan terima kasih kepada Basarnas atau BNPP yang telah mendatangkan tutor atau instruktur dari Makassar untuk melatih kader-kader Muhammadiyah dalam bidang SAR atau Pencarian dan Pertolongan.
“Bapak-bapak istruktur telah jauh-jauh meninggalkan keluarga. Begitu pun kepada para peserta yang meninggalkan aktivitasnya dengan tujuan pertemuan untuk mendapatkan ilmu dalam bidang SAR. Selamat kepada panitia dan terima kasih kepada Basarnas dan peserta atas kehadirannya,” kata Ahmad Tawalla yang mengakhiri sambutannya dengan seruan “SAR Tangguh.”
Pembukaan Pelatihan SAR turut dihadiri Ketua Basarnas/BNPP Sulselbar diwakili M Hariyadi, Ketua Muhammadiyah Bantaeng Amri Pakkanna, Ketua Pelaksana Bahar, dan sejumlah undangan. (Akhmad Marmin)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply