iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » Mahasiswa KKP Unismuh Tempati 15 Desa di Pallangga


Pedoman Karya 5:37 PM 0


KULIAH KERJA PROFESI. Sebanyak 103 mahasiswa Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kini tengah melaksanakan Kuliah Kerja Profesi (KKP) pada 15 desa dan kelurahan di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. (ist)






-----
Kamis, 11 Januari 2018



Mahasiswa KKP Unismuh Tempati 15 Desa di Pallangga


            MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Sebanyak 103 mahasiswa Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kini tengah melaksanakan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.
Mereka menempati 15 desa dan kelurahan, serta telah melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain pembenahan administrasi desa, pembuatan papan informasi desa, penginputan data potensi desa dan potensi penduduk.
Program lain yaitu kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui seminar kewirausahaan, penyuluhan bahaya Napza, dan pendidikan politik bagi generasi muda,
peningkatan kesehatan dan gizi warga melalui penanaman tumbuhan apotik hidup, serta kegiatan lingkungan bersih melalui program Jum’at bersih, dan program keagamaan berupa Jum’at Ibadah.
Hal itu terungkap saat Dekan Fisip Unismuh Makassar Dr Hj Ihyani Malik, beserta rombongan mengunjungi  lokasi KKP Angkatan ke-15, di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Senin, 08 Januari 2018.
Supervisor KKP Fisip Unismuh Makassar di Gowa, Dr Abdul Mahsyar, kepada wartawan seusai kunjungan bersama Dekan Fisip Unismuh mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan  memonitoring dan mengevaluasi program kegiatan KKP yang dilaksanakan oleh mahasiswa.
“Ibu Dekan juga ingin mengetahui program apa saja yang  sudah terlaksana dan yang masih berlanjut. Ibu Dekan ingin mendapatkan informasi langsung dari mahasiswa mengenai kendala yang dihadapi selama kegiatan KKP guna  mencari solusi bersama dengan aparat desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Pallangga,” kata Mahsyar.
Mahsyar yang juga menjabat Ketua Prodi S2 Ilmu Administrasi Publik Program Pascasarjana Unismuh Makassar mengatakan, program kerja yang dibuat mahasiswa merupakan gabungan antara program wajib yang telah dirancang di kampus, ditambah dengan program yang diusulkan pemerintah dan warga setempat saat seminar program kerja.
“Secara umum program ini diklasifikasikan atas program fisik dan non fisik, meliputi program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesehatan dan gizi masyarakat, administrasi pemerintahan dan  e-governance, program keagamaan dan ke-Muhammadiyah-an,” sebut Mahsyar. (zak)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply