iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » » Semiloknas Gratis Bagi Guru dan Kepsek se-Sulsel


Pedoman Karya 1:19 AM 0


SEMILOKNAS. Prof Qadir Gassing dan AM Iqbal Parewangi akan tampil sebagai pembicara pada Semiloknas Quantum Teaching dan Qur'anic Teaching, yang diadakan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Sulsel, pada tujuh daerah se-Sulsel, Februari 2018.






-----------


Senin, 29 Januari 2018


Semiloknas Gratis Bagi Guru dan Kepsek se-Sulsel


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan akan mengadakan seminar dan lokakarya nasional (Semiloknas) tanpa pungutan biaya alias gratis bagi guru dan kepala sekolah se-Sulsel.
Semiloknas dengan tema umum “Kepala Sekolah/Kepala Madrasah dan Guru Muhammadiyah Berbasis Quantum Teaching dan Qur’anic Teaching” akan digelar selama Februari 2018 pada tujuh kabupaten dan kota se-Sulsel.
“Semiloka ini terbuka dan gratis bagi kepala sekolah dan guru perguruan Muhammadiyah se-Sulsel. Seluruh peserta mendapatkan piagam, seminar kit, dan konsumsi,” jelas Sekretaris Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Sulsel, Haidir Fitra Siagian, kepada wartawan di Makassar, Senin, 29 Januari 2018.
Guru dan kepala sekolah (SD, MI, SMP, MTs, MA, SMK, SMA, Pesantren), termasuk kader Muhammadiyah yang mengajar sebagai guru pada sekolah non-perguruan Muhammadiyah, dapat mendaftarkan diri melalui Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) setempat.
Haidir mengatakan, pembicara pada Semiloknas ini terdiri atas Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) AM Iqbal Parewangi (Quantum Teaching (AM Iqbal Parewangi), beberapa guru besar antara lain Prof Qadir Gassing (mantan Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Rahman Getteng (Guru Besar Unismuh Makassar), dan Prof Mardan dengan materi Quranic Teaching, dan beberapa anggota tim Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Sulsel dengan materi Kurikulum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

Tujuh Daerah

Semiloknas akan digelar pada tujuh daerah kabupaten dan kota se-Sulsel, yaitu Kota Makassar (peserta dari Kota Makassar dan Kabupaten Maros, Sabtu, 3 Februari 2018), Kabupaten Gowa (peserta dari Kabupaten Gowa, Kabupaten  Takalar, dan Kabupaten Jeneponto, Ahad, 4 Februari 2018).
Kota Palopo (peserta dari Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Luwu Timur, Sabtu, 10 Februari 2018), Kabupaten Soppeng (peserta dari Kabupaten Soppeng, Kabupaten Wajo, dan Kabupaten Bone, Ahad, 11 Februari 2018).
Kota Parepare (peserta dari Kota Parepare, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Barru, dan Kabupaten Pangkep, Sabtu, 17 Februari 2018), Kabupaten Enrekang (peserta dari Kabupaten Enrekang, Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Toraja Utara, dan Kabupaten Sidrap, Ahad, 18 Februari 2018), serta di Kabupaten Bulukumba (peserta dari Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Selayar, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bantaeng, Ahad, 25 Februari 2018).
“Kami mengundang para guru dan kepala sekolah untuk mengikuti seminar dan lokakarya ini melalui Pimpinan Daerah Muhammadiyah di daerah masing-masing,” kata Haidir. (win)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply