iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » Ketua ISORI Sulsel Apresiasi Program NH-Aziz


Pedoman Karya 1:49 AM 0


LAPANGAN SEPAKBOLA. Ketua Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (ISORI) Sulsel Marzuki Wadeng mengapresiasi program pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Nurdin Halid – Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), khususnya dalam bidang pembangunan olahraga, antara lain dengan membangun lapangan spakbola bertaraf internasional pada setiap kecamatan di Sulsel.





---------
Jumat, 18 Mei 2018


Ketua ISORI Sulsel Apresiasi Program NH-Aziz


-          Membangun Lapangan Sepakbola Internasional di Setiap Kecamatan
-          Biayanya Rp300 Juta / Lapangan
-          Dapat Dituntaskan dalam 3-4 Tahun


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Ketua Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (ISORI) Sulsel Marzuki Wadeng mengapresiasi program pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Nurdin Halid – Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), khususnya dalam bidang pembangunan olahraga.
“Saya sangat mengapresiasi program NH-Aziz yang ingin membangun lapangan sepakbola bertaraf internasional di setiap kecamatan se-Sulawesi Selatan,” kata Marzuki Wadeng, kepada “Pedoman Karya”, di Makassar, Rabu, 16 Mei 2018.
Dengan adanya lapangan olahraga bertaraf internasional pada setiap kecamatan se-Sulawesi Selatan, katanya, bukan hanya memacu semangat para pemain dan pencinta sepakbola, melainkan juga akan memacu semangat berolahraga masyarakat pada umumnya.
Jika lapangan sepakbola tersebut digunakan berlatih, apalagi jika ada pertandingan, maka tentu akan banyak orang yang datang menonton dan suasana tersebut juga akan dimanfaatkan oleh para pedagang untuk berjualan sehingga menghidupkan roda ekonomi masyarakat setempat.
“Jangan dibayangkan bahwa lapangan sepakbola bertaraf internasional itu harus berupa stadion yang dilengkapi dengan tribun keliling lapangan. Lapangan sepakbola bertaraf internasional itu terutama ukurannya, rumputnya, dan ada drainase serta peresapan air. Jadi kalau turun hujan, maka air hujan langsung meresap, sehingga tidak terjadi genangan air di lapangan,” tutur Marzuki.
Kalau luas lahannya memungkinkan, lanjutnya, maka lapangan sepakbola tersebut juga dapat dilengkapi dengan lintasan lari untuk cabang olahraga atletik di sekeliling lapangan, dan sarana olahraga lainnya seperti lapangan bola voli, lapangan basket, dan lapangan sepak takraw.
“Kalau ada lintasan lari, maka akan banyak masyarakat yang berolahraga dan itu sangat bermanfaat dari segi kesehatan dan juga menciptakan suasana gembira,” kata Marzuki yang sehari-hari Anggota DPRD Sulsel Partai Golkar.

Rp300 Juta

Menyinggung biaya pembuatan lapangan sepakbola bertaraf internasional, mantan atlet hoki nasional itu mengatakan, biaya pembuatan lapangan sepakbola bertaraf internasional diperkirakan berkisar Rp300 juta.
“Kalau pembuatan satu lapangan sepakbola biayanya Rp300 juta, maka itu bisa dianggarkan dalam APBD dan akan tuntas dalam pembuatannya pada seluruh kecamatan se-Sulsel dalam tiga empat tahun,” kata Marzuki Wadeng yang alumni Sekolah Tinggi Olahraga (STO)/FKIK IKIP (sekarang Fakutas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar). (win)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply