iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » Mahasiswa Harus Jeli Melihat Isu-isu Global


Pedoman Karya 2:48 AM 0


BERBAGI. Clara Siagian, salah seorang ahli dalam bidang metode penelitian dari Crawford School of Public Policy Australian National University, berbagi pengetahuan tentang metode penelitian kepada mahasiswa Unibos Makassar, di Makassar, Senin, 14 Mei 2018. (ist)





-------
Senin, 14 Mei 2018



Mahasiswa Harus Jeli Melihat Isu-isu Global


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Mahasiswa harus jeli melihat topik perkembangan isu-isu global. Isu-isu itu kemudian dapat dikaitkan dengan kajian-kajian sebelumnya dan memadukannya penemuan-penemuan baru yang dimasukan ke dalam sebuah riset, sehingga dapat memberi kontribusi baru untuk mempengaruhi masyarakat.
“Mahasiswa mestinya tidak hanya memahami perkembangan metode penelitian, tetapi juga harus memahami rintangan dalam melakukan riset, sehingga riset tersebut dapat membangun luaran strategi yang mendorong mahasiswa dapat kembali membaca referensi sebelumnya untuk memperluas cara pandang melihat isu-isu yang berkaitan,” kata Clara Siagian, salah seorang ahli dalam bidang metode penelitian dari Crawford School of Public Policy Australian National University.
Hal itu ia kemukakan saat membawakan materi pada Workshop Pengenalan Metode Penelitian, yang diadakan Laboratorium Hubungan Internasional (HI) Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, di Lantai 2 Gedung I Kampus Unibos, Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Senin, 14 Mei 2018.
Dosen HI Unibos, Ashyari Mukrim, yang juga menjadi pendamping dalam kegiatan workshop tersebut mengatakan, kegiatan workshop diadakan agar menjadi program penguatan riset untuk mendukung penelitian yang dilakukan mahasiswa lebih memberi kontribusi.
“Mahasiswa membutuhkan ruang untuk mempertemukan antara pengetahuan yang sudah didapatkan dan didukung oleh teman-teman yang memiliki pengalaman lebih tentang topik tersebut. Ini juga kita lakukan untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa agar dapat jeli melihat riset lokal yang memiliki kemampuan dan kapasitas mendorong kebijakan global,” kata Ashyari. (ima)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply