iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » » Janganki’ Tawwa Bilang Mereka Buang-buang Uang


Pedoman Karya 2:34 AM 0






“Liatmaki’ itu para calon legislator dan calon senator-ka. Mereka itu orang-orang kaya yang buang-buang uang, karena pasti banyak uangna yang akan habis sebagai caleg atau calon senator dan belum tentu terpilih,” kata Daeng Nappa’.

“Belum tentu mereka itu kaya. Bisa saja uang yang akan dipakai kampanye itu uang pinjaman atau uang pemberian, tapi janganki’ tawwa bilang buang-buang uang,” kata Daeng Tompo’.




----


PEDOMAN KARYA
Ahad, 23 September 2018


Obrolan Daeng Tompo’ dan Daeng Nappa’:


Janganki’ Tawwa Bilang Mereka Buang-buang Uang


“Banyakna itu orang kaya yang buang-buang di’?” kata Daeng Nappa’ kepada Daeng Tompo’ dengan nada tanya saat ngopi sore di teras rumah Daeng Tompo’.

“Buang-buang uang bagaimana maksudta’?” Daeng Tompo’ balik bertanya.

“Liatmaki’ itu para calon legislator dan calon senator-ka. Mereka itu orang-orang kaya yang buang-buang uang, karena pasti banyak uangna yang akan habis sebagai caleg atau calon senator dan belum tentu terpilih,” kata Daeng Nappa’.

“Belum tentu mereka itu kaya. Bisa saja uang yang akan dipakai kampanye itu uang pinjaman atau uang pemberian, tapi janganki’ tawwa bilang buang-buang uang,” kata Daeng Tompo’.

“Buang-buang uangmi itu namana, karena mereka tahu bahwa dalam satu Dapil (daerah pemilihan), hanya satu dua orang yang lolos masuk anggota dewan dalam satu parpol, padahal setiap parpol rata-rata mengusung tujuh sampai sembilan otang. Begitu juga calon senator, hanya empat orang yang akan lolos, tetapi yang ikut bersaing lebih dari 20 orang misalnya,” papar Daeng Nappa’.

“Aih, kutau’mi,” tukas Daeng Tompo’ sambil tersenyum.

“Apa yang kitau’?” Tanya Daeng Nappa’ penasaran.

“Kita’ bilang buang-buang uang karena cemburuki’ to, karena kita’ biasa tidak ada uangta’ bahkan kadang-kadang pembeli pulsa juga tidak ada, jadi cemburuki’ karena tidak bisaki’ ikut jadi caleg,” kata Daeng Tompo’ sambil tertawa dan keduanya pun tertawa-tawa. (asnawin)

Gowa, Ahad, 23 September 2018

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply