iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » » Ratusan Mahasiswa Unibos Mengabdi di Bantaeng


Pedoman Karya 7:17 PM 0


Beberapa mahasiswa Unibos Makassar foto bersama pada acara pelepasan mahasiswa KKN oleh Rektor Unibos Prof Saleh Pallu, di Pelataran Kampus Unibos, Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Senin, 26 November 2018. (ist)






------

Selasa, 27 November 2018


Ratusan Mahasiswa Unibos Mengabdi di Bantaeng


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Sebanyak 320 mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos) Makassar melakukan pengabdian selama dua bulan di Kabupaten Bantaeng. Mereka terjun langsung di tengah masyarakat, antara lain di Desa Bonto Lojong, Desa Bonto Tangnga, Desa Bonto Tallasa, Desa Bonto Marannu, Desa Bonto Daeng, dan Desa Rannu.

Pengabdian selama kurang lebih dua bulan di Bantaeng tersebut merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mereka dilepas secara resmi oleh Rektor Unibos Prof Saleh Pallu, di Pelataran Kampus Unibos, Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Senin, 26 November 2018.

KKN kali ini tetap berorientasi pada kewirausahaan sebagai program ilmiah yang terdiri atas K1 yang merupakan program pokok, yakni kewirausahaan. Dalam hal ini, mahasiswa akan mendata dan menyelenggarakan seminar kewirausahaan untuk membantu masyarakat setempat.

Selanjutnya, program K2 yaitu program bantuan dari mahasiswa kepada pemerintah setempat, seperti membenahi nama-nama jalan dan sebagainya, sedangkan program K3 meliputi kegiatan social kemasyarakatan, antara lain dalam bentuk berbagai macam lomba, seperti pertandingan olahraga, lomba keagamaan, dan lomba masak.

“Lokasi KKN kali ini hanya fokus di Bantaeng, karena kami melihat beberapa lokasi KKN Reguler masih membutuhkan bantuan pendampingan mahasiswa untuk meneruskan berbagai program pengembangan khususnya yang berfokus pada wirausaha,” kata Koordinator KKN Unibos, Dr Muhlis Ruslan MSi, didampingi Ketua LPPM Unibos, Dr Haeruddin.

Rektor Unibos Saleh Pallu berpesan agar mahasiswa senantiasa mengabdikan diri dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan kemampuan diri, serta ikhlas membantu masyarakat untuk mengembangkan potensi desa.

“Ini saatnya bagaimana mahasiswa berbaur dengan masyarakat, harus belajar agar masyarakat bisa menerima kehadiran mahasiswa. Bantulah selagi diberi kesempatan untuk mengabdikan diri. Berilah kesan baik, jaga nama almamater dan jadilah orang yang bermanfaat,” kata Saleh Pallu. (ima)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply