iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » Gubernur Sulsel: Penerbangan Makassar – Osaka 3x Sepekan


Pedoman Karya 3:48 PM 0


RAKERNAS IMA. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (pakai jas) menerima bantuan untuk korban banjir dan longsor dari pengurus IMA, seusai pembukaan Rakernas Indonesia Marketing Association (IMA), di D' Liquid Hotel Claro, Sabtu, 02 Maret 2019. (ist)







-------

Selasa, 05 Maret 2019


Gubernur Sulsel: Penerbangan Makassar – Osaka 3x Sepekan


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Puluhan tahun lamanya Sulsel bermimpi menjadi pintu gerbang untuk ekspor, namun selama ini hanya bergantung kepada Jakarta dan Surabaya, sehingga pertumbuhan investasi sulit.

“Tapi Sulsel sekarang mulai bangkit dengan berbagai terobosan, dan dalam dua bulan ini, Sulsel mendapat kepercayaan untuk direct call (pengiriman langsung) ke luar negeri. Hal ini dapat menarik investasi,” kata Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

Berbicara pada Rakernas Indonesia Marketing Association (IMA), di D' Liquid Hotel Claro, Sabtu, 02 Maret 2019, Nurdin Abdullah mengatakan, pangsa pasar dari kawasan timur Indonesia sangat besar, sehingga dukungan penerbangan langsung untuk logistik dan penumpang sangat dibutuhkan.

“Maskapai Garuda sudah presentase. Insya Allah awal Juni (2019), penerbangan tiga kali sepekan Makassar - Osaka. Demikian juga Osaka - Makassar. Mudah-mudahan turis semakin banyak,” kata Nurdin.

Penerbangan Makassar – Osaka dan Osaka – Makassar, katanya, diyakini akan mendukung tumbuh dan berkembangnya sektor lain dan pemerintah akan memberikan kemudahan dalam hal perizinan.

Tentang manajemen pemerintahan, mantan Bupati Bantaeng itu mengatakan, seorang kepala daerah harus menguasai ilmu marketing untuk mendukung kemajuan daerah yang dipimpinnya.

Ia mencontohkan, pada saat akan menghadirkan industri smelter di Bantaeng, berbagai pihak protes karena dianggap belum didukung oleh infrastruktur.

“Di Bantaeng orang selalu protes, kenapa smelter ada di Bantaeng, listrik pun beban puncak cuma 8 megawatt, sementara smelter itu minimal 150 mega dan Bantaeng tidak punya nikel,” ungkap Nurdin.

Dia mengatakan, hadirnya fungsi kemampuan marketing sangat dibutuhkan untuk meyakinkan semua pihak terhadap potensi yang dimiliki dan kemungkinan keberhasilan yang dapat dicapai.

“Kita juga termasuk tadinya di Bantaeng, untuk pisang saja dari luar, tetapi inovasi masyarakatnya yang harus kita bangun, wawasannya harus kita kembangkan,” kata Nurdin.

Memasarkan Daerah

Pakar pemasaran Indonesia dan pendiri Indonesia Marketing Association (IMA), Hermawan Kartajaya, pada kesempatan yang sama memberikan penilaian terhadap sosok Nurdin Abdullah selaku mantan Bupati Bantaeng dan kini menjabat Gubernur Sulsel.

“Bapak Nurdin Abdullah adalah sosok kepala daerah yang mempu memasarkan daerahnya dengan sangat baik, sehingga beliau diganjar berbagai penghargaan,” kata Hermawan.

Rakernas IMA yang berlangsung selama dua hari mengusung tema “Peran IMA dalam Memasarkan Daerah”. Makassar terpilih sebagai tuan rumah untuk Rakernas tahun 2019, setelah tahun lalu dilaksanakan di Solo. Hadir juga Ketua IMA Pusat dan pengurus IMA seluruh Indonesia. Organisasi ini didirikan pada 20 Mei 1996.

Pada acara tersebut, pengurus IMA menyerahkan bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor di Sulsel. (lom)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply