iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » » Negara Kita Sedang Menghadapi Bahaya Penjajahan


Asnawin Aminuddin 3:52 PM 0


IDUL FITRI. Ratusan jamaah memenuhi Masjid Muhammadiyah Bulukumba guna melaksanakan Shalat Idul Fitri 1440 H, Rabu, 05 Juni 2019. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)






-----
Jumat, 07 Juni 2019


Negara Kita Sedang Menghadapi Bahaya Penjajahan



BULUKUMBA, (PEDOMAN KARYA). Umat Islam saat ini sedang terpecah. Ada upaya halus untuk menjauhkan umat dari para ulama pejuang kebenaran dan keadilan.

Negara kita saat ini juga sedang menghadapi bahaya penjajahan, minimal penjajahan di bidang ekonomi dan penjajahan di bidang politik.



"Kita semua dituntut untuk memperjuangkan Islam, membela Islam, menegakkan Islam, secara damai dan bijak, dalam seluruh aspek kehidupan,” kata ustadz Syamsul Rijal Lc, saat tampil sebagai khatib Shalat Idul Fitri 1440 H, di Masjid Muhammadiyah Bulukumba, Rabu, 05 Juni 2019.

Dia kemudian mengajak kita semua agar bersama-sama menyadari bahwa setiap detik dari kehidupan ini adalah satu langkah menuju kematian dan kematian kita semakin dekat.

“Marilah kita menyadari bahwa dosa terbesar kebanyakan umat Islam ialah tidak sungguh sungguh mempelajari Islam dari para ulama yang terpercaya. Kita menjauh dan menjaga jarak dengan para ulama terpercaya serta tidak sungguh sungguh mendukung dan menguatkan para ulama terpercaya,” tegas Syamsul Rijal.

Karena itulah, katanya, sudah saatnya kita bertaubat kepada Allah, memperkuat iman dengan ilmu dan amal yang benar dan baik.

“Saatnya kita berhijrah dengan hijrah yang berdasarkan ilmu syariah. Saatnya kita berjuang dengan cara perjuangan yang lebih benar, lebih terarah, di bawah arahan para ulama terpercaya,” tandas Syamsul Rijal.

Shalat Idul Fitri di Masjid Muhammadiyah Bulukumba yang dipimpin A Teguh Agungsah sebagai imam, dihadiri ratusan jamaah.

Masjid Muhammadiyah dan kebanyakan masjid besar lainnya digunakan sebagai tempat pelaksanaan shalat Idul Fitri tahun ini, karena hujan mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Bulukumba sejak Selasa malam, 04 Juni 2019, dan tak pernah reda hingga sekitar Rabu pagi, 05 Juni 2019, sekitar pukul 09.00 Wita. (lom)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply