iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » » Dinas Kelautan dan Perikanan Takalar Hadirkan Akademisi dan Ketua Ispikani


Pedoman Karya 4:38 PM 0


WORKSHOP. Dari kiri ke kanan, Bupati Takalar H Syamsari Kitta, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel Sulkaf S Latief, Ketua Ispikani Sulsel Prof Jamaluddin Jompa, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel, Ir Lies F Nurdin MFish selaku Pengurus Ispikani Sulsel, dan Ketua TP PKK Kabupaten Takalar Dr Hj Irma Andriani, foto bersama sebelum memasuki Aula Hotel Sampulungan Galesong, Takalar, Jumat, 05 Juli 2019. (ist)




------------

Senin, 08 Juli 2019


Dinas Kelautan dan Perikanan Takalar Hadirkan Akademisi dan Ketua Ispikani


-          Pada Workshop Peningkatan Perikanan Kabupaten Takalar
-          Dihadiri Ketua Ispikani Sulsel, Ketua TP PKK Sulsel, dan Bupati Takalar


TAKALAR, (PEDOMAN KARYA). Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Takalar menghadirkan akademisi dan pengurus Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (Ispikani) Provinsi Sulsel, pada acara Workshop Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Perikanan, yang dirangkaikan Halal Bihalal, di Kabupaten Takalar, di Aula Hotel Sampulungan Galesong, Takalar, Jumat, 05 Juli 2019.

Workshop yang dibuka secara resmi oleh Bupati Takalar H Syamsari Kitta, dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel, Ir Lies F Nurdin MFish selaku Pengurus Ispikani Sulsel, dan Ketua Ispikani Sulsel Prof Jamaluddin Jompa.

Juga hadir Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel Sulkaf S Latief, Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Takalar Sirajuddin Saraba, Ketua TP PKK Kabupaten Takalar Dr Hj Irma Andriani, para Pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), para camat se-Kabupaten Takalar, para anggota TP PKK Kabupaten Takalar, serta para peserta wokrshop.
Bupati Takalar Syamsari Kitta dalam sambutannya menjelaskan tentang visi dan misi Kabupaten Takalar dan juga menjelaskan tujuan umum program pembangunan kelautan dan perikanan di Kabupaten Takalar, serta potensi perikanan dan kelautan yang dimiliki.

“Tujuan umum dari workshop ini yaitu peningkatan produksi dan pendapatan nelayan, budidaya dan pengolahan, peningkatan usaha intensifikasi dan ekstensifikasi, terbinanya pola usaha dari hulu ke hilir, serta pemenuhan kebutuhan pasar domestik sesuai standar baku mutu dan keterlibatan masyarakat pengguna (stakeholder),” kata Syamsari.

Harapan Pemda Takalar di masa depan, katanya, yaitu adanya hubungan sinergitas antara semua masyarakat pengguna, baik dari masyarakat, pemerintah, pendidik, dan pemerhati, maupun lembaga penyedia modal.

“Kita juga berharap peningkatan produksi budidaya dan penangkapan, serta pengolahan berkesinambungan, memutus rantai ijon, hasil produksi ada yang menjamin yakni pengusaha, terbentuknya koperasi yang menjamin proses distribusi, serta diterima pasar nasional maupun internasional,” tutur Syamsari.

Potensi Besar

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Takalar, Sirajuddin Saraba, dalam laporannya pada acara pembukaan mengatakan, kegiatan workshop ini dikhususkan untuk peningkatan kualitas SDM perikanan, khususnya para pegawai Dinas Perikanan, dan penyuluh perikanan, dengan melibatkan para akademisi dari perguruan tinggi melalui Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia atau Ispikani Sulawesi Selatan.

“Melalui workshop ini diharapkan muncul ide dan gagasan terkait bagaimana pengelolaan sektor perikanan di Kabupaten Takalar, sehingga dapat memberikan dan meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat perikanan,” kata Sirajuddin.

Dihubungi seusai workshop, Sirajuddin Saraba mengatakan, potensi perikanan di Kabupaten Takalar sangat besar, baik sektor budidaya maupun sektor penangkapan.

“Beberapa permasalahan yang mengemuka dalam kegiatan ini antara lain bagaimana meningkatkan produktivitas budidaya tambak yang lahannya masih banyak belum produktif. Juga bagaimana memberdayakan dan melindungi nelayan dan bagaimana memberikan ruang  investasi bagi pelaku usaha perikanan, bagaimana menjaga dan meningkatkan kualitas produksi rumput laut, serta mengoptimalkan penggaraman di beberpa tempat yang strategis untuk pengembangan budidaya kalautan dan perikanan,” tutur Sirajuddin. (Hasdar Sikki)

--------
Baca juga: 

Potensi dan Tantangan Pengelolaan Garam di Takalar

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply