iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » Kuliah Perdana Maba UNM 2019, Dirjen Belmawa Jadi Pembicara


Pedoman Karya 10:21 AM 0


KULIAH PERDANA. Dirjen Belmawa, Ismunandar (kiri) duduk berdampingan dengan rektor UNM Prof Husain Syam, pada acara Pengukuhan Mahasiswa Baru UNM, sekaligus dirangkaikan kuliah perdana, di  Pelataran Menara Pinisi Kampus UNM Gunungsari Baru, Jl AP Pettarani, Makassar, Kamis, 15 Agustus 2019. (ist)






-----------

Jumat, 16 Agustus 2019


Kuliah Perdana Maba UNM 2019, Dirjen Belmawa Jadi Pembicara



MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan kuliah perdana bagi 7.120 mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020, di Pelataran Menara Pinisi Kampus UNM Gunungsari Baru, Jl AP Pettarani, Makassar, Kamis, 15 Agustus 2019.

Pada kuliah perdana ini, UNM mengundang khusus Direktur Jenderal (Dirjen) Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristek-Dikti RI, Ismunandar, menjadi pembicara, dan didampingi langsung Rektor UNM Prof Husain Syam, serta para wakil rektor, pada dekan, serta unsur pimpinan dan kepala unit/lembaga lingkup UNM.

Dalam kuliah perdana tersebut, para mahasiswa baru mendeklarasikan penolakan terhadap intoleransi dan paham radikalisme di dalam kampus. Menanggapi deklarasi tersebut, Dirjen Belmawa Ismunandar menyatakan menyambut baik deklarasi tersebut.

“Saya kira ini baik, karena esensinya, masyarakat Indonesia terlahir dari beragam suku dan budaya, sehingga perlu deklarasi anti radikalisme,” kata Ismunandar..

Rektor UNM Husain Syam mengatakan, deklarasi yang dilakukan mahasiswa baru UNM tersebut menyerukan kepada para mahasiswa baru agar mengedepankan sikap persaudaraan dan cinta damai.

“Deklarasinya ini untuk menyerukan kepada mahasiswa baru yang datang dari berbagai berbagai kalangan agar senantiasa mengedepankan sikap persaudaraan, dan cinta damai meskipun berbeda agama, suku, ras dan golongan,” kata Husain.

Dia mengatakan, deklarasi tersebut merupakan pertama kali yang dilakukan saat menyambut mahasiswa baru. Ia menilai deklarasi itu penting untuk merespons maraknya fenomena intoleransi dan radikalisme yang menguat akhir-akhir ini.

“Selama ini, kita di UNM belum pernah mendapatkan mahasiswa yang diduga terlibat berpaham radikalisme. Kalaupun ada mungkin sudah tidak kuliah lagi di UNM,” kata Husain, seraya menambahkan bahwa deklarasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang baik bagi mahasiswa baru UNM, agar tidak ada mahasiswa UNM yang terpapar paham radikalisme. (met)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply