Takdir Abduh Tetap Eksis di Dunia Wartawan


Namanya Takdir Abduh (kanan). Kami sama-sama "alumni" Harian Pedoman Rakyat. Saya (kiri) "beredar" di Makassar, Pak Takdir di Parepare. Kami foto bersama saat bertemu dan ngopi di Warkop Kafebaca, Jl Adhyaksa, Makassar, beberapa waktu lalu. (Dokumentasi Pribadi)







-----
PEDOMAN KARYA
Senin, 05 Agustus 2019


SIAPA - MENGAPA:


Takdir Abduh Tetap Eksis di Dunia Wartawan


Namanya Takdir Abduh. Kami sama-sama "alumni" Harian Pedoman Rakyat. Saya "beredar" di Makassar, Pak Takdir di Parepare.

Saya jadi wartawan Pedoman Rakyat tahun 1992 (tapi resmi jadi wartawan tetap / definitif tahun 1993), Takdir masuk sekitar tahun 1989.

Kami dan banyak teman lainnya tetap bertahan di Pedoman Rakyat hingga harian yang lahir pada 1 Maret 1947 itu berhenti terbit tahun 2007.

Tentu saja banyak pengalaman dan pelajaran yang kami dapatkan selama "kuliah" di Pedoman Rakyat. Kini kami, para alumni "PR", berpencar mengarungi lautan kehiduoan masing-masing. Ada yang tetap bergelut di dunia wartawan, ada juga yang beralih profesi, serta ada pula yang berprofesi ganda sebagai wartawan sambil mengeluti profesi lain.

Takdir Abduh tetap tinggal di Parepare dan juga tetap tidak jauh-jauh dari profesi wartawan. Pria kelahiran tahun 1961 dan ayah tiga anak, kini mengelola usaha televisi kabel lokal, Visual TV Parepare.

Saya tentu saja senang dan bangga, karena beliau tetap eksis di dunia wartawan. Selamat kawan… (Asnawin Aminuddin)

-----
Baca juga:

Darmansyah Muin; Tinggalkan Dunia Wartawan, Beralih Jadi Pengusaha

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama