iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » » » TPID Gelar Dialog Pengetahuan di Kampung KB Desa Gantarang Jeneponto


Pedoman Karya 6:58 AM 0


PENGOLAHAN KELOR. Nursamsi Muin dari Dinas Kesehatan Jeneponto (paling kiri) tampil sebagai salah seorang pembicara pada Dialog Pengetahuan yang membahas Pengolahan Daun Kelor Menjadi Obat Herbal, di Kampung KB Desa Gantarang, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Kamis, 28 Novemebr 2019. (Foto: Muhammad Arman)


 

---------

Kamis, 28 November 2019


TPID Gelar Dialog Pengetahuan di Kampung KB Desa Gantarang Jeneponto


- Bahas Pengolahan Daun Kelor Menjadi Obat Herbal 


Penulis: Muhammad Arman (Penyuluh KB Kecamatan Kelara, Jeneponto)
Editor: Asnawin Aminuddin


JENEPONTO, (PEDOMAN KARYA). Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto menggelar Dialog Pengetahuan tentang pengolahan daun kelor menjadi obat herbal, di Kampung KB (Keluarga Berencana) Desa Gantarang, Kecamatan Kelara, Kamis, 28 November 2019.

Dialog menghadirkan tiga pembicara yakni Nursamsi Muin dari Dinas Kesehatan Jeneponto, Haerul Loji dari TIK (Tim Inovasi Kabupaten), serta Zulkarnain Liwang dari TA Desa. Dimoderatori Azikin Ampi dari Pendamping Desa, Dialog Pengetahuan dihadiri Penyuluh KB, serta puluhan Kader IMP dan ibu-ibu serta masayarakat Desa Gantarang.

Nursyamsi Muin sebagai narasumber menjelaskam tentang manfaat dan kegunaan daun kelor kepada ibu ibu, bahwa gizi yang terkandung dalam daun kelor akan menambah gizi masyarakat jika dikonsumsi.

“Daun kelor bukan hanya bisa dikonsumsi dalam bentuk sayur, akan tetapi bisa juga dibuat jus kelor, kue kelor, kripik kelor. Perlu juga diketahui bahwa kandungan daun kelor mampu mencegah stunting pada anak, menurunkan kolesterol, menambah ASI (air susu ibu) pada ibu menyusui, serta menurunkan kadar gula bagi penderita penyakit diabetes,” tutur Nursyamsi.

Senada dengan itu, Haerul Loji dari TIK (Tim Inovasi Kabupaten) mengajak masyarakat untuk bersama-sama menanam pohon kelor di halaman rumah masing-masing.

“Menanam pohon kelor di kampung kita tidak susah. Pekarangan rumah kita ada, bibit pohonnya mudah didapat dan bisa tumbuh dengan baik. Untuk itu, mari buat gerakan menanam pohon kelor secara serentak di Desa Gantarang ini,” ajak Haerul.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply