Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » » Ternyata Muhammadiyah Jauh Lebih Tua dari NU


Asnawin Aminuddin 3:27 PM 0


 "Nabilang temanku, sebagai orang kampus, kita harus berbicara secara empiris. Berdasarkan data dan fakta. Temanku bilang, faktanya, Muhammadiyah itu lahir pada 18 November 1912, sedangkan NU lahir pada 31 Januari 1926. Jadi, Muhammadiyah sudah 14 tahun berdiri sebelum NU didirikan, tapi dasar perjuangan keduanya sama-sama bidang pendidikan," tutur Daeng Nappa'. (int)



-----

PEDOMAN KARYA

Rabu, 18 November 2020


Obrolan Daeng Tompo' dan Daeng Nappa':



Ternyata Muhammadiyah Jauh Lebih Tua dari NU



"Baru kutau' ternyata Muhammadiyah jauh lebih tua dari NU (Nahdlatul Ulama)," ungkap Daeng Nappa' kepada Daeng Tompo'' saat ngopi pagi di teras rumah Daeng Nappa'.

"Darimanaki' tauki?" tanya Daeng Tompo'.

"Kemarin ada teman dosen yang ajak ngopi di warkop dekat kampus. Kebetulan di situ juga hadir rektorna dan juga ada dekan," tutur Daeng Nappa'.

"Terus," potong Daeng Tompo'.

"Terus itu rektorna bilang, Muhammadiyah itu berdiri belakangan untuk mengimbangi perjuangan dakwah NU," tutur Daeng Nappa'.

"Terus," potong Daeng Tompo'.

"Terus itu temanku bilang, justru NU muncul belakangan untuk mengimbangi perjuangan dakwah Muhammadiyah," tutur Daeng Nappa'.

"Jadi?" potong Daeng Tompo'.

"Jadi berdebatki, dan itu yang dekan mendukung pendapat rektorna bahwa NU memang jauh lebih tua dibanding Muhammadiyah," tutur Daeng Nappa'.

"Jadi?" potong Daeng Tompo'.

"Nabilang temanku, sebagai orang kampus, kita harus berbicara secara empiris. Berdasarkan data dan fakta. Temanku bilang, faktanya, Muhammadiyah itu lahir pada 18 November 1912, sedangkan NU lahir pada 31 Januari 1926. Jadi, Muhammadiyah sudah 14 tahun berdiri sebelum NU didirikan, tapi dasar perjuangan keduanya sama-sama bidang pendidikan," tutur Daeng Nappa'.

"Deh, lancarta' menjelaskan di'. Sampai-sampai kihapalki tanggal kelahiranna," kata Daeng Tompo' sambil tersenyum.

"Kuhapalki karena berkesan sekali kurasa itu pembicaraanga di warkop kemarin," kata Daeng Nappa'.

"Berkesan karena apa?" tanya Daeng Tompo' masih sambil tersenyum.

"Berkesan karena barusanku liat ada rektor dikasi kuliah sama dosen bawahanna di warung kopi," kata Daeng Nappa' lalu tertawa dan keduanya pun tertawa-tawa. (asnawin)

---

Tombolo', Rabu, 18 November 2020

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply