Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Blog Archive

Food

3/Food/feat-list

Music

4/Music/grid-big

Nature

3/Nature/grid-small

Fashion

3/Fashion/grid-small

Text Widget

Contact Form

PEDOMAN KARYA

Sports

3/Sports/col-left

Technology

3/Technology/col-right

Pages

Recent in Sports

3/Sports/post-list

Random Posts

3/random/post-list

Subscribe Us

Business

Business/feat-big
PEDOMAN KARYA

Recent Posts

Education/hot-posts

Sosok

» » » » » Pelajaran Apa yang Bisa Kita' Ambil dari Ikan?


Asnawin Aminuddin 3:04 AM 0

“Ikan itu, segemuk-gemuknya ikan, pasti ada tulangnya. Sekurus-kurusnya ikan, pasti ada dagingnya,” kata Daeng Tompo’. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)






-------

PEDOMAN KARYA

Selasa, 13 April 2021

 

Obrolan Daeng Tompo’ dan Daeng Nappa’:

 

 

Pelajaran apa yang Bisa Kita’ Ambil dari Ikan?

 

 

“Sambil menunggu buka puasa, saya mau tanyakki’,” kata Daeng Tompo’ kepada Daeng Nappa’ saat ngobrol-ngobrol sore jelang waktu berbuka puasa, di teras belakang rumah Daeng Tompo’.

“Oke, silakan bertanya, tapi janganki’ matematika nah?” kata Daeng Nappa’ sambil tersenyum.

“Bukanji,” kata Daeng Tompo’ balas tersenyum.

“Oke, apa pertanyaanta’?” ujar Daeng Nappa’ masih sambil tersenyum.

“Pelajaran apa yang bisa kita’ ambil dari ikan?” tanya Daeng Tompo’.

“Ikan di laut itu lahir dan besar di laut. Laut itu airnya asin. Tapi daging ikan tetap tawar, padahal mereka hidup di air asin,” jawab Daeng Nappa’.

“Kalau itu, semua orang sudah tahu. Apa lagi yang lain?” tanya Daeng Tompo’.

“Ampunma’. Tidak bisama’ terlalu berpikir belah, karena puasaki’ dan hampirmi buka inie,” kata Daeng Nappa’ sambil tersenyum.

“Ikan itu, segemuk-gemuknya ikan, pasti ada tulangnya. Sekurus-kurusnya ikan, pasti ada dagingnya,” kata Daeng Tompo’.

“Artinya?” tanya Daeng Nappa’ sambil tersenyum.

“Setiap orang punya keburukan, dan setiap orang pasti memiliki sisi kebaikan dalam dirinya,” tutur Daeng Tompo’.

“Kayaknya masih perlu penjelasan lebih lanjut,” kata Daeng Nappa’ penasaran.

“Temukanlah kebaikan dari orang yang dianggap buruk dalam pandangan matamu, dan carilah keburukan dalam dirimu, lalu berusahalah untuk memperbaikinya,” papar Daeng Tompo’.

“Jagota’ kurasa ini belah. Kayaknya bisamaki’ jadi penceramah tarwih,” kata Daeng Nappa’ sambil tersenyum.

“Ini sebenarnya rahasia, tapi tidak apa-apa kukasittaukki’. Ini yang kutanyakanki’, barusan kubaca di grup WA,” kata Daeng Tompo’ sambil tertawa dan keduanya pun tertawa-tawa. (asnawin)

-----

Selasa, 13 April 2021

@TettaTompo


«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply