Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

» » » » » Abdullah Barghouti, Pejuang Palestina Dihukum Penjara 5200 Tahun di Israel


Pedoman Karya 2:37 AM 0

Beberapa grup WhatsApp (WA) pada hari Senin, 24 Mei 2021, tiba-tiba diramaikan dengan tulisan tentang profil seorang pejuang Palestina. Diceritakan bahwa pejuang Palestina itu ditangkap oleh tentara Israel dan dijatuhi hukuman penjara selama 5200 tahun, serta hukuman seumur hidup 67 kali.

Kami kemudian berselancar di internet dan menemukan profil pria dimaksud pada beberaa web. Namanya Abdullah Ghaleb Barghouti, tapi lebih dikenal dengan nama Abdullah Barghouti.


 

PEDOMAN KARYA

Selasa, 25 Mei 2021

 

 


PEDOMAN KARYA

Selasa, 25 Mei 2021

 

 

Abdullah Barghouti, Pejuang Palestina Dihukum Penjara 5200 Tahun di Israel

 

 

Beberapa grup WhatsApp (WA) pada hari Senin, 24 Mei 2021, tiba-tiba diramaikan dengan tulisan tentang profil seorang pejuang Palestina. Diceritakan bahwa pejuang Palestina itu ditangkap oleh tentara Israel dan dijatuhi hukuman penjara selama 5200 tahun, serta hukuman seumur hidup 67 kali.

Kami kemudian berselancar di internet dan menemukan profil pria dimaksud pada beberaa web. Namanya Abdullah Ghaleb Barghouti, tapi lebih dikenal dengan nama Abdullah Barghouti.

Pria kelahiran tahun 1979 ini adalah seorang komandan terkemuka Palestina di sayap bersenjata Hamas, Brigade Izz al-Din al-Qassam, di Tepi Barat. Ia juga salah satu kepala pembuat bom organisasi.

Barghouti berasal dari klan Barghouti yang berbasis di daerah Ramallah di Tepi Barat. Keluarganya berasal dari kota Beit Rima.

Pada 1999, Barghouti pergi ke Tepi Barat tempat dia bergabung dengan kelompok paramiliter Hamas. Dia dianggap oleh Ynet sebagai “insinyur” Hamas, dan merancang serta membangun senjata untuk berbagai serangan terhadap warga sipil Israel.

Di antara serangan yang dia lakukan pengeboman Café Moment, pengeboman Rishon LeZion tahun 2002, pengeboman Universitas Ibrani, pengeboman bus Allenby Street , Pi Glilot.

Upaya pengeboman dan serangan terhadap rel kereta api di Loddi, dia secara pribadi meletakkan bahan peledak. Sebanyak 66 orang Israel tewas dan 500 terluka dalam serangan yang melibatkan Barghouti.

Pada akhir 2001, Barghouti ditangkap oleh Pasukan Keamanan Preventif dari Otoritas Palestina atas perintah Pemimpin Palestina Yasser Arafat, menyusul memburuknya hubungan antara Palestina dan Israel pada Januari 2002.

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti melobi Jibril Rajoub, kepala pasukan keamanan PA, untuk membebaskan Abdullah Barghouti. Dia kembali ke aktivitas Hamas.

 

Hukuman penjara

 

Barghouti ditangkap oleh dinas keamanan Shin Bet Israel pada Maret 2003. Pengadilan militer Israel menjatuhkan hukuman 67 hukuman seumur hidup ditambah 5200 tahun penjara.

Hukuman itu adalah yang terlama dalam sejarah Israel. Barghouti ditahan di Penjara Gilboa dekat Beit She'an. Dia ditahan di sel isolasi dan tidak diizinkan mengunjungi keluarga.

Pemerintah Israel menolak untuk membebaskan Barghouti sebagai bagian dari pertukaran tahanan Gilad Shalit 2011. Otoritas Palestina telah membayar pensiun kepada Barghouti selama masa penahanannya.

 

Korea, Bahasa, Judo, dan Karate

 

Awal karir dalam hidupnya adalah sebagai seorang mekanik dan terlilit hutang sebesar 5000 dolar, ketika berusia 18 tahun. Belajar teknik elektro di Korea setelah sebelumnya belajar bahasa negeri ginseng itu.

Selain itu, dia juga mempelajari 5 bahasa, mempelajari judo dan karate. Ia berhasil mengumpulkan banyak uang. Ia juga dikenal mahir menembus keamanan jaringan komunikasi telepon dan jaringan internet. Ia menjadi seorang profesional di bidang elektronik. (Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)



«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply