Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

» » » Pelatihan Analisis Spasial dengan Menggunakan R dan Rencana Pembentukan Komunitas R di Makassar


Pedoman Karya 11:49 PM 0

PELATIHAN ANALISIS SPASIAL. Tim dosen dan mahasiswa dari Prodi Statistika FMIPA UNM yang menggelar Pelatihan Analisis Spasial dengan Menggunakan R Studio, secara luring dan daring, Ahad, 29 Agustus 2021, foto bersama seusai pelatihan. (ist)




---------- 

Selasa, 31 Agustus 2021

 

 

Pelatihan Analisis Spasial dengan Menggunakan R dan Rencana Pembentukan Komunitas R di Makassar

 

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Tim dosen dan mahasiswa dari Prodi Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Pelatihan Analisis Spasial dengan Menggunakan R Studio, secara luring dan daring, Ahad, 29 Agustus 2021.

Pelatihan yang merupakan Program Kegiatan Masyarakat (PKM) Tahun 2021 itu diikuti 192 peserta dari tiga kalangan yaitu dosen, mahasiswa, dan alumni, baik dari lingkup UNM, maupun dari luar UNM.

Ketua Panitia, Bobby Poerwanto, dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini juga diikuti oleh peserta Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) yang berasal dari Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Bandung (ITB), Uiversitas Gadjah mada (UGM), Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan beberapa kampus lainnya.

“KMMI merupakan salah satu program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang dimenangkan oleh UNM, dimana salah satu coursenya yaitu Data Sains untuk Bisnis dan Perkantoran dilaksanakan oleh Prodi Statistika FMIPA UNM,” jelas Bobby.

Narasumber dalam pelatihan tersebut, Aswi SPd MSi PhD, membawakan materi “Pengantar Teori Analisis Spasial” dan dilanjutkan dengan simulasi analisisnya dengan menggunakan R Studio.

Topik analisis spasial ini merupakan topik kajian disertasi dari lulusan Queensland University of Technology tersebut.

“Melalui kegiatan ini diharapkan topik-topik penelitian dengan menerapkan analisis spasial ini dapat semakin diminati karena analisis spasial ini dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang, misalnya bidang pendidikan, geografi, kesehatan, lingkungan dan bidang lainnya,” papar Bobby.

Salah satu penerapan penggunaan analisis spatial dalam bidang pendidikan adalah pemetaan untuk memahami dan mengatasi ketidaksetaraan pendidikan di suatu wilayah. Penerapan analisis spatial lainnya adalah di bidang kesehatan, misalnya pemetaan penyakit demam berdarah, pengembangan atlas penyakit kanker.

Bobby mengatakan, setelah kegiatan ini selesai, tim pelaksana berencana membentuk komunitas software R di wilayah Makassar.

“Mengingat software ini merupakan salah satu software yang paling diminati dalam Data Sains, dan juga software ini bersifat open source, jadi tidak perlu membeli lisensi, bahkan semua user di seluruh dunia bisa bersama-sama mengembangkan penggunakan software ini dengan membuat package yang dapat juga digunakan oleh orang lain,” tutur Bobby. (ata)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply