Bupati Bone Ziarah ke Makam Arung Palakka di Gowa

ZIARAH. Bupati Bone, Andi Fahsar Padjalangi (tengah) foto bersama Wakil Bupati Bone Ambo Dalle (paling kiri) dan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, di Makam Raja Bone Ke-XV Arung Palakka, Jalan Bontobiraeng, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Rabu, 16 Maret 2022. (ist)

 



-----

Jumat, 18 Maret 2022

 

 

Bupati Bone Ziarah ke Makam Arung Palakka di Gowa

 

 

Adnan Purichta Ichsan: Gowa dan Bone Satu Kesatuan


 

GOWA, (PEDOMAN KARYA). Bupati Bone, Andi Fahsar Padjalangi, melakukan ziarah ke Makam Raja Bone Ke-XV Arung Palakka di Jalan Bontobiraeng, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Rabu, 16 Maret 2022. Kedatangannya disambut langsung Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

Selain berkunjung ke Makam Arung Palakka, Fahsar Padjalangi yang datang ke bersama Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle, dan Forkopimda Kabupaten Bone, serta jajaran Pemkab Bone, juga berziarah ke Makam Sultan Hasanuddin yang letaknya berdekatan dengan kompleks pemakaman Arung Palakka.

Saat berziarah ke Makam Sultan Hasanuddin, Andi Fahsar Padjalangi dan rombongan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Kamsina.

Ketika diterima secara resmi, Bupati Bone, Andi Fahsar Padjalangi menyebutkan bahwa dengan adanya Makam Raja Bone XV La Tenri Tatta Arungpalakka di Gowa, menunjukkan bahwa Tanah Bone dan Tanah Gowa memiliki hubungan yang sangat baik dan tidak ada perselisihan.

“Alhamdulillah, seperti apa yang terjadi sekarang ini, kita melihat tidak ada lagi sekat yang membedakan antara Gowa dan Bone. Memang sangat mudah Sulawesi Selatan ketika kita mencoba mengukir sejarah seperti sejarah-sejarah yang bisa meruntuhkan persatuan kita, tapi alhamdulillah berkat kesadaran kita semua kita jaga ini,” kata Andi Fahsar.

Pada kesempatan ini, Andi Fahsar berterimakasih atas perhatian Bupati Gowa atas seluruh kegiatan Kabupaten Bone yang sering diselenggarakan di Kabupaten Gowa, bahkan sangat memperhatikan masyarakat Bone yang ada di Kabupaten Gowa.

“Pak Bupati Gowa, adinda kami Dr Adnan luar biasa perhatian kepada Bone, begitu juga masyarakat Bone yang ada di Gowa. Seperti yang disampaikan beliau ada tiga Kadis (menjabat kepala dinas di Gowa, yang merupakan keturunan orang Bone, red). Aja' tapakasiri Pak Bupati, jaga nama baik Bone,” kata Fahsar.

 

Satu Kesatuan

 

Bupati Gowa Adnan Purichta dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Gowa dan Bone ini merupakan satu kesatuan, persaudaraan yang tidak bisa dilepaskan dan tidak bisa dipisahkan oleh isu apapun.

“Pak Bupati Bone, izinkan saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gowa menyampaikan selamat datang di daerah kami yang merupakan tanah kita juga. Jadi kita ini bukan tamu ini sebenarnya. Kita juga orang Gowa. Kita ini bersaudara, sehingga saya hanya menyambutnya sebagai sebuah keluarga,” kata Adnan.

Dirinya menyebutkan bahwa apa yang dilakukan hari ini menunjukkan kembali bahwa dua daerah yakni Kabupaten Bone dan Gowa merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan dalam membangun Sulawesi Selatan yang lebih baik di masa yang akan datang.

“Dan hari ini tentu kita membuktikan bahwa sejarah masih kita jaga sampai dengan hari ini. Bung Karno pernah mengatakan ‘Jasmerah’, jangan sekali-sekali melupakan sejarah, karena sejarah itulah maka kita masih bisa berdiri sampai dengan hari ini,” ungkap Adnan. (met)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama