Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

» » » » » Tim Pemburu Babi Berhasil Membunuh 18 Babi Hutan di Bontomanai Bulukumba


Pedoman Karya 6:59 PM 0

BABI HUTAN. Tim Pemburu Babi berhasil membunuh 18 ekor babi hutan di Desa Bontomanai, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Ahad, 13 Maret 2022.







------

Senin, 14 Mret 2022

 

 

Tim Pemburu Babi Berhasil Membunuh 18 Babi Hutan di Bontomanai Bulukumba

 

 

BULUKUMBA, (PEDOMAN KARYA). Tim Pemburu Babi berhasil membunuh 18 ekor babi hutan di Desa Bontomanai, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Ahad, 13 Maret 2022.

Meski cuaca hujan mengguyur sepanjang hari, tidak menyurutkan semangat para anggota tim pemburu babi melakukan perburuan. Kegiatan memburu babi ini baru kembali dilaksanakan setelah tiga pekan sempat tertunda.

Kepala Bagian Pemerintahan Thaiyeb Maningkasi yang juga menjadi Ketua Tim Perburuan Babi, mengatakan, kegiatan memburu babi ini akan terus dilakukan dengan terus mengajak warga untuk berpartisipasi agar hama babi yang merusak pertanian warga semakin diminimalisir.

“Alhamdulillah, hari ini 18 ekor babi di Desa Bontomanai berhasil dibasmi berkat kerjasama tim, masyarakat dan pemerintah setempat,” kata Thaiyeb.

Dikatakan program pemberantasan hama babi oleh Pemkab Bulukumba yang dinahkodahi Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wabup Andi Edy Manaf, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi hasil pertanian dan perkebunan. Kegiatan perburuan babi ini sudah dimulai sejak lima bulan yang lalu.

Perburuan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kebersamaan dan gotong royong warga Bulukumba untuk bersama-sama memberantas hama babi, karena hama babi sangat mengganggu dan merugikan masyarakat.

Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf mencanangkan program perburuan ini lantaran penggunaan racun Sianida belum mendapat izin dari pihak Polri.

Di sisi lain, cara lazim dengan menggunakan perangkap listrik juga tak dianjurkan karena kerap membahayakan warga dan menelan korban jiwa.

Dengan demikian pelaksanaan perburuan babi sedapat mungkin dilaksanakan setiap hari Ahad di daerah yang banyak hama babinya. (dar)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply