Puisi: Kata, Kata, Kata

Ternyata kau kalimat sederhana

sangat mudah dipahami

kau menulis:

selain merdeka,

rakyat Indonesia

harus segera sejahtera

dan menikmati keadilan!

 


-------

PEDOMAN KARYA

Rabu, 28 Desember 2022

 

PUISI

 

 

Kata, Kata, Kata

 

 

Karya: Aspar Paturusi

 

Lembaran kertas seakan bersorak

memanggilku segera mendekat

aku gemetar

aku menggigil

darahku bergolak

jiwaku menggelegar

hatiku berontak

 

Kata-kata yang menyusun kalimat

yang panjang

maupun pendek

sangat menggugah

kau dan aku bisa lemas terkulai

atau bangkit mengepalkan tinju

menyabetkan pedang

ke kiri ke kanan dan tentu ke depan

lantaran musuh ada di mana-mana

bahkan mendekap tubuh kuat-kuat

tidak, aku tak boleh kalah

 

Aku melihat kobaran api

banjir yang ganas

gunung muntahkan lahar

penduduk yang malang

kelaparan

rumah mereka musnah

mereka kehilangan masa depan

 

Tubuhku bergetar

kata-kata membiusku

aku tak berdaya

aku takluk

jatuh terkapar

mataku silau

cahaya menampar wajahku

kepada siapa aku harus berontak

apa perlu menabuh genderang perang

genderang perlawanan

hingga ke akhir zaman

 

Kata, kata, kata itu terus memburuku

baca, baca dengan suara lantang

pahami dan jangan ragu

 

Aku pun membacamu

sudah kuduga kau tak menyulitkanku

untuk memahamimu

padahal sebelumnya

kau menguasai seluruh diriku

 

Ternyata kau kalimat sederhana

sangat mudah dipahami

kau menulis:

selain merdeka,

rakyat Indonesia

harus segera sejahtera

dan menikmati keadilan!

 

Jakarta, 18 April 2016


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama