Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

» » » Haedar Nashir: Pendiri Muhammadiyah Mencontohkan Khairu Ummah


Pedoman Karya 10:09 PM 0

KHAIRU UMMAH. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Haedar Nashir, memberikan sambutan dalam Silaturrahim bersama warga Muhammadiyah Sulawesi Selatan, di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Ahad, 15 Januari 2023. (Foto: Haerul / Humas Unismuh Makassar)
 



-----

Senin, 16 Januari 2023

 

 

Haedar Nashir: Pendiri Muhammadiyah Mencontohkan Khairu Ummah

 

 

Ketua PP Muhammadiyah Silaturrahim dengan Warga Muhammadiyah se-Sulsel

 

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, telah mencontohkan umat Islam sebagai khairu ummah, umat terbaik, dengan mendirikan sekolah, serta mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu pengetahuan Barat.

“Kiai Dahlan bikin sekolah dengan mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu pengetahuan barat. Ia bikin sesuatu yang berbeda. Itulah tadjid atau pembaruan,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Haedar Nashir, dalam Silaturrahim bersama warga Muhammadiyah Sulawesi Selatan, di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Ahad, 15 Januari 2023.

Bermuhammadiyah, kata Haedar, merupakan ikhtiar agar hidup lebih berguna dan bermaslahat. Ia mengutip Quran Surah Ali Imran 110, yang artinya “Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.”

“Khairu ummah itu bukan umat yang awam, melainkan umat yang terpilih,” kata Haedar yang sehari-hari dosen dan Guru Besar Ilmu Sosiologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Ia berpesan agar warga Muhammadiyah di Sulsel mengikuti spirit pembaruan yang dibawa oleh KH Ahmad Dahlan.

“Jadi kalau sekarang kita lagi semangat bikin pesantren, bukan pesantren dengan gaya lama. Harus terinspirasi dengan tajdid Kiai Dahlan,” kata Haedar, seraya menambahkan bahwa Muhammadiyah harus unggul secara kualitas.

Saat ini, Muhammadiyah memiliki 171 perguruan tinggi Muhammadiyah – Aisyiyah (PTMA) dan semua perguruan tinggi tersebut juga harus unggul secara kualitas.

“Kita bersyukur  Unismuh Makassar masuk 5 besar universitas terbaik di Sulawesi, apalagi telah memiliki fakultas kedokteran yang telah Terakreditasi A,” kata Haedar.

Haedar menyebut, sekolah-sekolah Muhammadiyah juga harus memiliki kualifikasi unggul.

“Apakah sekolah-sekolah Muhammadiyah sudah masuk 10 besar? Kita harus berkomitmen untuk meraih sesuatu yang lebih baik,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan zaman yang dihadapi semakin berat. Sejarawan Yuval Noah Harari menyebut saat ini Homo Sapiens telah bergeser menjadi Homo Deus.

“Deus itu dewa. Dewanya adalah revolusi teknologi. Ada artificial intelligence, dan berbagai teknologi robotic. Tantangan tersebut harus disambut Muhammadiyah dengan semangat fastabiqul khaerat, berlomba-lomba berbuat kebajikan,” kata Haedar.

 

Perkembangan Unismuh

 

Pelaksana Harian (Plh) Rektor Unismuh Prof Andi Sukri Syamsuri pada kesempatan itu menyampaikan bahwa kehadiran Haedar Nashir ke Makassar merupakan kunjungan pertama pasca-Muktamar 48 Muhammadiyah di Surakarta, November 2022.

Andis, sapaan akrab Wakil Rektor II Unismuh ini, menyampaikan bahwa Rektor Unismuh Prof Ambo Asse, dan para wakil rektor lainnya, sedang berada di Dubai dan Jeddah.

Dalam laporannya, Andis menyampaikan perkembangan akreditasi program studi (prodi) di Unismuh Makassar, dengan menyebut bahwa dari 51 prodi, Unismuh saat ini telah memiliki 18 prodi yang Terakreditasi A dan Unggul.

“Ada yang Terakreditasi Baik Sekali dan ada yang Terakreditasi Baik. Tidak ada lagi yang Terakreditasi C,” ujar Andis.

Ia juga melaporkan bahwa Kampus Unismuh di Jalan Ranggong seluas 938 meter, telah diserahkan secara resmi Direktorat Kekayaan Negara Kementerian Keuangan kepada Unismuh Makassar.

“Semoga dapat kami manfaatkan untuk kemajuan kampus dan persyarikatan Muhammadiyah,” ujar Andis yang Guru Besar Ilmu Linguistik.

Andis menambahkan, Unismuh Makassar bakal menggelar Ujian Promosi Doktor pertama kali, pada Selasa, 17 Januari 2023. Ujian Promosi perdana Prodi S3 Pendidikan Agama Islam tersebut bakal dihelat di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh Makassar.

Perkembangan Rumah Sakit PKU Muhamamdiyah Unismuh Makassar tak luput dari laporan Plh Rektor Unismuh Makassar.

“Kami telah merekrut karyawan sekitar 70 orang. Kami juga telah melakukan pembebasan lahan di belakang rumah sakit seluas 1,2 hektar, sebagai kelanjutan perluasan area gedung kampus fakultas kedokteran,” ungkap Andis.

Silaturahmi ini dihadiri Wakil Ketua PP Muhammadiyah Prof Irwan Akib, Pengurus Muhammadiyah, pengurus Aisyiyah Sulsel, pimpinan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah tingkat wilayah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Makassar, Gowa, dan Maros, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah se-Sulsel. (zak)


«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply