Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita


Engkau bagai malaikat
Yang turun dari langit
Untuk bangsa dan negeri tercinta

Awalnya kami semua terpukau
Kami semua memujimu
Silau dengan reputasi dan keberanianmu

TUJUH eks anggota Gafatar, terdiri atas lima orang dewasa dan dua anak-anak, mendengarkan pengarahan sesaat setelah tiba dalam perjalanan dari Kalimantan Barat ke Surabaya, Makassar, dan Takalar, di Wisma Masjid Agung Takalar, Kamis petang, 28 Januari 2016. (Foto: Asnawin Aminuddin)


“Jika memang saya harus menjadi wartawan untuk mengetahui bunyi aneh tersebut, saya bersedia menjadi wartawan. Jelaskanlah bagaimana caranya saya jadi wartawan, latihlah saya menjadi wartawan, dan berilah kesempatan kepada saya untuk merasakan suka duka sebagai wartawan.”


Salah satu yang menarik perhatian sang isteri, adalah jemuran tetangga. Dari jendela kamarnya di lantai dua, dia memerhatikan jemuran tetangga yang terlihat kurang bersih.
“Mas, tadi saya perhatikan jemuran tetangga. Pakaian yang mereka jemur kayaknya kurang bersih,” katanya saat menemani suaminya sarapan sebelum sang suami berangkat kerja.
Mendengar ucapan isterinya, sang suami hanya manggut-manggut dan tidak memberikan respons apa-apa.


Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Takalar menerbitkan majalah yang diberi nama Majalah Kalabirang, dengan tagline “Majalah Inspirasi Membangun Takalar.” Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin pada acara peluncuran majalah tersebut di Hotel Grand Kalampa, Takalar, Senin, 25 Januari 2016, mengatakan, penerbitan majalah tersebut terutama ditujukan untuk kalangan internal Pemkab Takalar. (Foto: Asnawin Aminuddin)


CINTA. "Bila ingin dicintai makhluk langit, cintailah makhluk bumi". Begitulah kalimat yang tertera pada batu nisan Muhammad Idris bin Muhammad Idris (Prof Idris Arief, mantan Rektor IKIP/UNM), di Pemakaman UNM, Limbung, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.


"Orangtua saya sungguh sangat mencintai ponsel pintar mereka. Mereka peduli ponsel pintar mereka, sehingga kadang-kadang mereka lupa untuk peduli kepada saya. Ayah saya pulang dari kantor dalam keadaan lelah, tetapi ia masih memiliki banyak waktu untuk ponsel pintarnya, tapi tidak untuk saya."


Pegawai pabrik rokok heran, karena ternyata bos mereka, sang owner alias pemilik perusahaan rokok (yang tentu saja sangat kaya), malah tidak merokok sama sekali.
Pegawai: “Bapak, mengapa kok Bapak tidak merokok sama sekali?”
Owner: “Loh, memangnya kenapa?”
Pegawai: “Kan Bapak pemilik perusahaan rokok, mengapa malah tidak merokok?”