Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita


SYECH YUSUF. Pesan-pesan terselubung Syech Yusuf kepada Raja Banten dan Raja Makassar (Gowa) akhirnya tercium oleh Kompeni di Batavia. Pemerintah Kompeni terkejut atas terjadinya pemberontakan rakyat Banten, pemberontakan Haji Miskin di Sumatera Barat, dan pemberontakan Sultan Abdul Jalil (Raja Gowa yang ke-19) yang menggugat perjajian Bungaya dan menginginkan agar Fort Rotterdam dikembalikan kepada Kerajaan Gowa. (foto: wikipedia.org)

SILATURRAHIM. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan menggelar acara Silaturrahim dengan menghadirkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr Haedar Nashir, di Balai Sidang Muktamar Kampus Unismuh, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Sabtu pagi, 16 Juli 2016.


FOTO BERSAMA. Puluhan anggota UKM Bengkel Seni Fakultas Teknik (Bestek) Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, foto bersama pada sebuah acara yang mereka gelar beberapa waktu lalu. Bestek Unibos telah membuat program kegiatan hingga November 2016. (int)


SYECH YUSUF. Nama Makassar menjadi buar bibir dan harum di beberapa negara karena perjuangan, kebesaran, dan ketokohan Syech Yusuf. Beliau adalah putra asli suku bangsa Makassar. Beliau adalah anak dari Raja Gowa ke-14, Sultan Alauddin (memerintah pada 1593-1639) dari isterinya Sitti Aminah (bukan permaisuri). (int)


MELATIH DI JAYAPURA. Tiga dosen Unismuh Makassar, dari kiri ke kanan, Ma'rup (dosen matematika FKIP), Aliem Bahri (Sekretaris Prodi Teknologi Pendidikan FKIP), dan Tasrif Akib (Ketua Prodi PAUD FKIP), diundang sebagai narasumber pada Pelatihan Instruktur Nasional Guru Pembelajar Region Papua, di LPMP Papua, Jayapura, Rabu - Jumat, 13-22 Juli 2016.


MENSIRNAKAN. “Nama Makassar tidak tampak dalam rancangan kota baru yang dibangun di atas reruntuhan Kota Makassar. Penyebutan area tempat kegiatan perdagangan dengan nama Vlardingen itu mengindikasikan bahwa Speelman telah menggantikan nama kota itu.”'

Edward L Poelinggomang
(Sejarawan Universitas Hasanuddin, Makassar)

BENTENG SOMBA OPU. Kompeni atau penjajah Belanda menghancurkan Benteng Somba Opu setelah memenangi perang melawan Kerajaan Makassar, antara tahun 1668 hingga 1669. (Foto: Asnawin Aminuddin)


BENTENG UJUNGPANDANG. Untuk melindungi kegiatan perdagangan di kota pelabuhan itu, pemerintah Kerajaan Makassar membangun sejumlah benteng pertahanan sepanjang pesisir dari yang paling utara Benteng Tallo hingga yang paling selatan Benteng Barombong. (Foto: Asnawin)

BALAIKOTA MAKASSAR. Makassar adalah nama tempat bandar niaga kerajaan kembar Gowa dan Tallo. Kerajaan kembar itulah yang kemudian menyandang nama Kerajaan Makassar. Nama Makassar sudah disebut dalam naskah kuno Jawa, Negara Kertagama, yang ditulis oleh Prapanca, pada 1364. Naskah itu juga menyebut nama Luwu, Bantaeng, dan Selayar. (int)