Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita


Belum pernah. Adakah bupati yang begitu?" Daeng Tompo balik bertanya.

"Ada, bahkan bupatinya yang langsung datang ke kantor polisi untuk melapor," jawab Daeng Nappa'. (int)


"Ada orang yang cemerlang prestasinya sebagai politisi, tapi baru beberapa bulan diangkat jadi menteri, dia tiba-tiba mengundurkan diri karena disebut-sebut bakal jadi tersangka korupsi," sebut Daeng Nappa'. (int)


DAMPINGI PETERNAK. Dosen dan mahasiswa Unibos Makassar foto bersama seusai acara seminar dengan tema “Pengembangan Usaha Ternak Sapi Rakyat Berbasis Pemberdayaan Masyarakat, Desa Bune, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone", di Bone, Jumat, 24 Agustus 2018. (ist)


MELAPOR KE POLRES. Bupati Takalar Syamsari Kitta (paling kanan) didampingi pengacaranya, Muhammad Hamka Hamzah (kedua dari kanan), melapor ke Kantor Polres Takalar, Kamis, 23 Agustus 2018, dengan dugaan pencemaran nama baik. (Foto: Nasir Tarang)


SHALAT IED. Ribuan civitas akademika UNM dan masyarakat umum melaksanakan shalat Idul Adha, di Pelataran Menara Pinisi Kampus UNM Gunungsari Baru, Jl AP Pettarani, Makassar, Rabu, 22 Agustus 2018. (ist)


CINDERAMATA. Rektor UNM Prof Husain Syam (paling kiri) dan Dekan Fakultas Teknik UNM Prof Hasnawi Haris (paling kanan) foto bersama Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Prof Irfan Idris, seusai Prof Irfan Idris membawakan kuliah umum, di Ruang Teater Lantai 3 Menara Pinisi Kampus UNM, Jl AP Pettarani, Makassar, Selasa, 21 Agustus 2018. (ist)


TERIMA KASIH. Wakil Bupati Takalar Achmad Daeng Se’re yang akrab disapa Haji De’de membuka secara resmi Konferensi PWI Kabupaten Takalar, di Gedung PKK Kabupaten Takalar, Senin, 20 Agustus 2018. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)

TERPILIH KEMBALI. Maggarisi Saiyye (tengah) terpilih kembali sebagai Ketua PWI Kabupaten Takalar, dan didampingi Hasdar Sikki (paling kanan) sebagai sekretaris, serta Jalaluddin Havid sebagai bendahara, pada Konferensi PWI Kabupaten Takalar, di Gedung PKK Kabupaten Takalar, Senin, 20 Agustus 2018. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)

"Adakah juga pejabat yang bikin pencitraan dengan memakai jasa stuntman untuk pencitraan?" tanya Daeng Nappa'. (int)


“Tidak mauja’ kurasa juara, karena sekedar ikut meramaikanji, kebetulanji itu saya jadi juara,” kata Daeng Nappa’.
“Ededeh, ka kutau’ji itu bilang dulu memang kita’ pemain domino tattara’,” ungkap Daeng Tompo’ sambil tertawa.
“Eh, duluji itu bos, sekarang pensiunma’,” kilah Daeng Nappa’ juga sambil tertawa dan keduanya pun tertawa-tawa. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)