Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita


Mantan Walikota Makassar, HM Dg Patompo (kanan) bersama mantan Gubernur Sulsel, Prof Ahmad Amiruddin, pada sebuah acara. Keduanya sudah almarhum.


Jangan bendung air mengalir
Biarkanlah ia mengalir
Mengaliri sawah dan ladang

Jangan bendung air mengalir
Biarkanlah ia mengalir
Jernih dan sejuk
(Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)


“Pertanyaanna sekarang, kenapa begitu cepat diganti? Adakah kesalahan fatal yang nabikin? Atau memang tidak disukaki sama Pak Gub?” tanya Daeng Tompo’.

“Banyak sekali isu yang berkembang, termasuk soal bertambahnya kasus positif corona,” ujar Daeng Nappa’.


Walikota Makassar, HM Dg Patompo (kiri) berjalan sambil merangkul wartawan foto senior Arfah Lewa. Keduanya kini sudah almarhum. Arfah Lewa memiliki banyak koleksi cerita tentang HM Dg Patompo dan sering diceritakannya dalam berbagai kesempatan, termasuk saat kumpul-kumpul dengan wartawan di Gedung PWI Sulsel, Jl AP Pettarani Makassar. (ist)


Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. (Al-Anfâl/8: 27)


TOLAK RAPID TES. Sebuah spanduk warna putih diikat pada sebuah tiang bambu dan ditancapkan ke tanah. Tiangnya tidak berdiri lurus. Tiangnya dimiringkan ke jalanan. Spanduk warna putih itu ditulisi sebuah kalimat, “Warga Desa Sanrobone Tolak Rapid Tes!!! Jangan coba-coba.” (ist)

Sekitar 40 hari yang lalu, tepatnya 13 Mei 2020, saya bahagia. Nama Kak Yusran (Prof Yusran Yusuf, red) sungguh-sungguh muncul menjadi Pejabat (Pj) Walikota Makassar. Tandatangan Dirjen mengesahkannya. (Foto diambil dari album foto Wawan Mattaliu di Facebook)


JASA KEBUGARAN di Kota Makassar yang sudah beberapa bulan tutup dengan adanya pandemi Covid-19, kini boleh beroperasi kembali, namun dengan catatan bahwa mereka menerapkan protokol kesehatan. Inzet: Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Madjid, dan Ketua Arkes Makassar, Usdar Nawawi.


“Pertanyaannya, kalau di sepakbola, gubernur, walikota, atau bupati yang suka gonta-ganti pejabat itu pelatih atau wasit?” tanya Daeng Nappa’.


Wahai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya, dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.” (QS Al Anfâl/8: 24). (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)


Mantan Walikota Makassar dalam kapasitas barunya sebagai Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, HM Patompo (kiri) bersama pengusaha ternama yang belakangan menjadi menteri dan kemudian dua kali terpilih sebagai Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla, pada sebuah kesempatan.


SILATURRAHIM. Usman Nukma (kiri) foto bersama mantan Ketua PWI Sulsel dan founder Fajar Group, HM Alwi Hamu, pada acara Silaturrahim Wartawan Senior, di Graha Pena, Makassar, tahun 2015. Usman Nukma meninggal dunia di Makassar, Senin malam, 22 Juni 2020, dan dimakamkan di Soppeng, Selasa, 23 Juni 2020.


AUDIENSI. Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika (kedua dari kanan) foto bersama Ketua Panitia Festival Aksara Lontaraq 2020, Upi Asmaradhana (ketiga dari kiri), Syahruddin Umar (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, kedua dari kiri), Rusdin Tompo (paling kiri), dan Idwar Anwar (keduanya penulis dan penggiat literasi). (ist)


Penulis, Suwardi Thahir (kanan) ngopi bersama almarhum Usman Nukma, di Tanaris Coffe, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat, 28 Februari 2020. Usman Nukma (Sekretaris PWI Sulsel) meninggal dunia, Senin, 22 Juni 2020. (Dokumentasi Pribadi Suwardi Thahir)

“Contohna, mereka tiba-tiba membuat Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila, disingkat RUU HIP, padahal itu bukan aspirasi rakyat,” papar Daeng Nappa’.
“Malah mendapat penolakan secara meluas dari rakyat,” timpal Daeng Tompo’.
“Itumi kubilang tadi. Masih pantaskah itu Anggota DPR disebut wakil rakyat?” ujar Daeng Nappa’.



Kami membeli rumah pada salah satu perumahan di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Kami membayar dengan sistem cash lunak, dan disepakati rumah kami selesai dalam satu bulan, terhitung mulai saat pembayaran. Maka kami pun berencana memasuki rumah baru tersebut sebelum bulan Ramadhan lalu (April 2020).

Sekda Takalar, Arsyad Taba, dituding sering memperlambat proses administasi yang melewati mejanya, sehingga banyak pekerjaan yang akhirnya juga terlambat proses dan penyelesaiannya.


Wahai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berpaling dari pada-Nya, sedang kamu mendengar (perintah-perintah-Nya). (QS 8 / Al Anfâl: 20). (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)