Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Ketua Badan Pelaksana PPI Pusat, Arief Kusuma Among Praja, turut memberikan sambutan pada penerimaan mahasiswa baru Program Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) Fakultas Teknik Unhas Makassar, secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu, 20 Februari 2021. 



------------

Ahad, 21 Februari 2021

 

 

PT Vale Tbk “Titip” 152 Karyawannya Kuliah Profesi Insinyur di Unhas Makassar

 

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). PT Vale Tbk “menitipkan” atau mengikutsertakan sebanyak 152 karyawannya untuk kuliah Pendidikan Profesi Insinyur,(PPI) di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Ke-152 karyawan tersebut bergabung bersama ratusan mahasiswa baru Program PPI yang secara keseluruhan berjumlah 447 orang pada semester akhir tahun 2020 yang dilaksanakan Fakultas Teknik Unhas.

Dekan FT Unhas, Prof A Muhammad Arsyad, menjelaskan, seperti angkatan sebelumnya, mahasiswa juga tersebar dari berbagai wilayah dan profesi.

“Unhas menerima kepercayaan dari PT Vale Tbk, yang mengikut-sertakan 152 orang karyawannya untuk memperoleh gelar insinyur di Unhas,” kata Arsyad, pada kegiatan penerimaan mahasiswa baru PPI secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu, 20 Februari 2021.

Kegiatan penerimaan mahasiswa baru secara virtual turut dihadiri Sekretaris Universitas, Prof Nasaruddin Salam, Presiden Direktur PT Vale Tbk, Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia, jajaran sivitas akademika FT Unhas, dan para mahasiswa baru.

“Terima kasih dan penghargaan atas kepercayaan kepada kami, khususnya kepada PT. Vale Tbk, salah satu mitra strategis yang mengikutsertakan para engineernya di Unhas. Unhas akan terus meningkatkan mutunya dalam menghasilkan lulusan berkualitas,” jelas Prof Arsyad, seraya menambahkan bahwa Program Pendidikan Profesi Insinyur Unhas telah menghasilkan 1.124 alumni.

Ketua Prodi PPI Unhas, Dr Eng Ilham Bakri, menjelaskan, mahasiswa semester akhir tahun 2020 merupakan angkatan keenam.

“Sebelumnya, ada 472 orang yang mendaftar, namun hanya 447 orang yang dinyatakan lulus yang terdiri dari 432 melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau dan 15 mahasiswa baru jalur reguler,” rinci Ilham.

Mewakili pimpinan Unhas, Sekretaris Universitas Nasaruddin Salam, juga mengucapkan selamat atas keberhasilan mahasiswa baru bisa menjadi bagian dari sivitas akademika Unhas.

“Kita berharap, kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk belajar dan menyelesaikan pendidikan dengan baik,” kata Nasaruddin.

Ketua Badan Pelaksana PPI Pusat, Arief Kusuma Among Praja, juga menyampaikan apresiasi kepada PT Vale Tbk, yang melakukan langkah strategis terhadap implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014, tentang Keinsinyuran, yang mendorong para engineering untuk mendapatkan gelar profesi dalam rangka mengoptimalkan bidang profesionalnya.

Setelah pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan webinar dan agenda lain yang telah disiapkan.  (kia)

 


... dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka, "Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,** padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)


-----

PEDOMAN KARYA

Ahad, 21 Februari 2021

 

KALAM

 

 

Orang yang Diserupakan dengan Isa

 

 

... dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka, "Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,** padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa.

Sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentang (pembunuhan) Isa, selalu dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu.

Mereka benar-benar tidak tahu (siapa sebenarnya yang dibunuh itu), melainkan mengikuti persangkaan belaka, jadi mereka tidak yakin telah membunuhnya. (QS 04 / An-Nisa:  ayat 157)

...

Keterangan:

** Mereka menyebut “Isa putra Maryam itu Rasul Allah” ialah sebagai ejekan, karena mereka sendiri tidak mempercayai kerasulan Nabi Isa a.s. itu.

 



PLH BUPATI. Misbawai A Wawo (kanan) menerima SK Gubernur Sulawesi Selatan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bulukumba, di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis, 18 Februari 2021. Misbawati akan menjabat sebagai Plh Bupati Bulukumba mulai 18 Februari 2021, sampai dilantiknya Penjabat Bupati atau Bupati Bulukumba dan Wakil Bupati Bulukumba terpilih periode 2021-2026. (ist)



------------ 

Sabtu, 20 Februari 2021

 

 

Misbawati A Wawo Jabat Bupati Bulukumba

 

 

BULUKUMBA, (PEDOMAN KARYA). Misbawai A Wawo menerima SK Gubernur Sulawesi Selatan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bulukumba. Memori Serah Terima Jabatan dari Bupati Bulukumba periode 2016-2021, AM Sukri Sappewali, kepada Misbawati dilakukan di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis, 18 Februari 2021.

Misbawati akan menjabat sebagai Plh Bupati Bulukumba mulai 18 Februari 2021, sampai dilantiknya Penjabat Bupati atau Bupati Bulukumba dan Wakil Bupati Bulukumba terpilih periode 2021-2026.

Sebagai Plh Bupati, Misbawati akan melaksanakan tugas rutin pemerintah daerah yang tidak berkaitan dengan pengambilan kebijakan yang bersifat strategis dalam aspek keuangan, kelembagaan, personil dan aspek perizinan serta kebijakan strategis lainnya.

Dengan mengenakan pakaian safari tanpa tanda jabatan Bupati di kantong bajunya, AM Sukri Sappewali hadir untuk menyerahkan memori serah terima jabatan kepada Plh Bupati Misbawati A Wawo.

Posisi tempat duduk juga sudah berpindah. Jika sebelumnya ia selalu duduk di tengah, kini AM Sukri Sappewali duduk di sebelah kanan Plh. Bupati yang menggantikan posisinya.

Dalam sambutannya, AM Sukri Sappewali menyampaikan terima kasih kepada para Forkopimda dan para kepala OPD untuk kerjasama selama lima tahun terakhir.

Ia menyebut, jika capaian atau keberhasilan yang diraih selama ini sesungguhnya adalah hasil kerja dari para kepala OPD dan jajarannya.

“Meski masa jabatan saya sudah berakhir, saya berharap jalinan silaturahim tetap berjalan di antara kita semua,” kata Sukri.

Ia pun juga berharap, kinerja Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus ditingkatkan, apalagi dengan pemerintahan yang baru nanti.

Misbawati A Wawo dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Tidak banyak atau hampir tidak ada pejabat bisa dapat jabatan seperti yang diraihnya.

Misbawati mengaku tidak pernah terpikir dirinya bisa menjabat tiga jabatan sekaligus, yakni sebagai Asisten Administrasi Umum, penjabat Sekda, dan Pelaksana Harian Bupati. Ia meminta para kepala OPD membantu melaksanakan tugas-tugas pemerintahan selama masa transisi.

“Selain melaksanakan tugas rutin pemerintahan, kita juga harus mempersiapkan dengan baik pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih,” kata Misbawati.

Jika tidak aral melintang, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih akan dilaksanakan pekan depan tanggal 26 Februari 2021.

Turut hadir Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Dandim, para kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), dan Ketua Baznas Bulukumba yang didaulat membacakan doa pada acara tersebut. (dar)

 




PEDOMAN KARYA

Sabtu, 20 Februari 2021


KALAM



Sebagian Prasangka Itu Dosa



Wahai orang-orang yang beriman! 

Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. 

Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. 

Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang."

(QS 49 / Al-Hujurat: Ayat 12)

 

PEMILU RAYA. Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof Farida Patittingi, berfoto dengan latar belakang spanduk Pemilu Raya Kema FH UH 2021, di Baruga Prof Baharuddin Lopa Fakultas Hukum Unhas, Selasa, 16 Februari 2021. (ist)






------- 

Jumat, 19 Februari 2021

 

 

Hanya Lawan Kolom Kosong, Taufik Hidayat Terpilih Ketua BEM Fakultas Hukum Unhas

 

 

-         Aura Nur Maulida Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Taufik Hidayat terpilih sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Universitas Hasanuddin (Unhas), dalam Pemilu Raya yang digelar oleh Keluarga Mahasiswa FH Unhas, 16-17 Februari 2021.

Taufik Hidayat yang mantan Ketua Pimpinan Komisariat (Pikom) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Fakultas Hukum Unhas Makassar, dalam Pemilu Raya itu berpasangan dengan Fadly Ridwan sebagai sekretaris.

Saat pemilihan, pasangan Taufik Hidayat dan Fadly Ridwan hanya melawan kolom kosong. Meskipun demikian, kolom kosong ternyata meraih cukup banyak sura yakni 123 suara, sedangkan pasangan Taufik Hidayat – Fadly Ridwan memperoleh 447 suara.

Pada pemilihan Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FH Unhas, Aura Nur Maulida berhasil meraih suara terbanyak dengan 116 suara, menyusul Annur Amin (95 suara), Sardil Mutaalif (80 suara), Reza Matulatan (78 suara), Nurul Insi (68 suara), Reski Amalia (63 suara), Maria Ulfa (36 suara), dan Adib Gemilang (28 suara).

“Alhamdulillah, prosesnya berlangsung lancar dan efisien,” kata Ketua Panitia Pemilu Raya FH Unhas, Muhammad Amyusril Baramirdin.

Dia menjelaskan, para mahasiswa yang memilih bisa memberikan suara dimana saja dia berada. Panitia menyiapkan platform khusus, dimana sepanjang akun aktif di telepon genggam masing-masing, mahasiswa bisa menggunakan hak pilihnya.

“Manfaat lain dari proses e-voting ini adalah hasil pemilihan dapat langsung diketahui, dan tidak terjadi riak-riak atau gesekan antar-pendukung sebagaimana yang lazim ditemui pada pemungutan suara konvensional,” kata Amyusril.

 

Apresiasi Pimpinan Fakultas

 

Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof Farida Patittingi, memberikan apresiasi yang tinggi dengan langkah yang diambil oleh mahasiswa, yakni melaksanakan Pemilu Raya Pemilihan Ketua dan Sekretaris BEM dan Pemilihan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) secara e-voting.

Dia mengatakan, dalam kerangka pembangunan demokrasi, e-voting merupakan alternatif yang seharusnya menjadi jalan keluar, bukan saja pada situasi pandemi, bahkan dalam keadaan normal sekalipun.

“Saya sangat bangga dengan upaya adik-adik mahasiswa. Mereka adalah calon pemimpin masa depan yang akan mewarnai demokrasi Indonesia di masa depan. Menurut saya, e-voting ini seharusnya menjadi alternatif untuk menuju demokrasi yang efisien,” kata Farida.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan Fakultas Hukum Unhas, Dr Muhammad Hasrul, menyatakan mendukung penuh dan memfasilitasi pelaksanaan Pemilu Raya yang digelar oleh Keluarga Mahasiswa Fakultas Hukum Unhas.

“Bagi kami, langkah yang dilakukan oleh adik-adik mahasiswa ini adalah proses terobosan dalam belajar.  Mereka menunjukkan kemampuan untuk keluar dari situasi pandemi yang membatasi, tidak pasrah dan menyerah. Inilah karakter yang kami terus dorong agar dimiliki oleh mahasiswa, yaitu pantang menyerah, kreatif, dan inovatif,” kata Hasrul. (kia)

 

"Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu." (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)


 ---------

PEDOMAN KARYA

Jumat, 19 Februari 2021


KALAM



Jika Orang Fasik Datang Membawa Berita



"Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu." (QS. Al-Hujurat 49: Ayat 6)


 

PELANTIKAN PEJABAT. Dari kiri ke kanan Wakil Rektor III Sumardi, Sekretaris Yayasan Al-Aghsan Agus, Dekan FMIPA Abdul Muzakkir Rewa, Rektor Rusdin Nawi, Wakil Rektor II Nurafny Syahnyb, Dekan Fisipol Qamal, FKM Rama Nur Kurniawan, Dekan FKIP Jafar, dan Wakil Rektor I Ampauleng, foto bersama seusai pelantikan pejabat lingkup Unpacti Makassar, di Aula Kampus I Unpacti, Jl Andi Mangngerangi, Makassar, Rabu, 17 Februari 2021. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)
 

 

-----

Kamis, 18 Februari 2021

 

 

Qamal, Jafar, dan Rama Oppo Dekan di Unpacti Makassar

 

 

-         Abdul Muzakkir Rewan Jabat Dekan FMIPA

 

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Qamal, Jafar, dan Rama Nur Kurniawan dilantik kembali alias oppo sebagai dekan di Universitas Pancasakti (Unpacti) Makassar, di Aula Kampus I Unpacti, Jl Andi Mangngerangi, Makassar, Rabu, 17 Februari 2021.

Drs Qamal MSi dilantik kembali sebagai Dekan Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Politik (Fisipol), Dr Jafar SPd MPd dilantik sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), sedangkan Rama Nur Kurniawan SKM MPH dilantik kembali sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Satu dekan lainnya yang dilantik yaitu Drs Abdul Muzakkir Rewa MSi Apt, yang dilantik sebagai Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Selain empat dekan, Rektor Unpacti Dr H Rusdin Nawi juga melantik empat wakil dekan, delapan Ketua Program Studi, dan beberapa pejabat lainnya.

Pejabat yang dilantik di Fisipol yaitu Imam Mukti sebagai Wakil Dekan Fisipol, Nurdyansa sebagai Ketua Prodi Ilmu Komunikasi, dan Syaharuddin sebagai Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan.

Pejabat yang dilantik di FKIP, yaitu Muhammad Taqwin sebagai Wakil Dekan FKIP, Nuzul Tenriana sebagai Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Akbar Taufik sebagai Ketua Prodi Pendidikan Matematika, serta Mariani Akhfar sebagai Ketua Prodi Pendidikan Fisika.

Pejabat yang dilantik di FMIPA, yaitu Benny LEP SKom MT sebagai Wakil Dekan FMIPA, Suprapto Prayitno SSi MSi Apt sebagai Ketua Prodi Farmasi, Firmansyah sebagai Sekretaris Prodi Farmasi, Firman Azis sebagai Ketua Prodi Ilmu Komputer, serta Farid F Temarwult sebagai Staf Prodi Farmasi.

Pejabat yang dilantik pada Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), yaitu Sumardi Sudarman sebagai Wakil Dekan FKM, Aswadi sebagai Ketua Prodi Kesmas, Muharti Syamsul SKM sebagai Sekretaris Prodi Kesmas.

Setelah dilantik sebagai dekan, Qamal, Jafar, Rama Nur Kurniawan, dan Abdul Muzakkir Rewa menandatangani Pakta Integritas, disaksikan Rektor Rusdin Nawi, Wakil Rektor I Dr Ampauleng, Wakil Rektor II Nurafny Syahnyb, dan Wakil Rektor III Drs Sumardi MSi.

 

Kerjasama dan Tanggungjawab

 

Rektor Unpacti Rusdin Nawi dalam sambutannya seusai pelantikan, mengajak para pejabat yang telah dilantik untuk bersinerji bekerja membesarkan Universitas Pancasakti Makassar.

“Semoga berjalan dengan baik empat tahun penuh ke depan,” kata Rusdin.

Dia juga mengingatkan pentingnya kerjasama dan tanggungjawab dari masing-masing pejabat yang telah dilantik, terutama dengan menanamkan dan mempraktekkan disiplin dalam bekerja, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap kampus tecinta Unpacti Makassar.

“Mari kita tumbuhkan rasa cinta kepada kampus Unpacti,” kata Rusdin. (lom)

 

------ 

 

Berita terkait Unpacti:

Qamal Jabat Dekan Fisipol Unpacti Makassar

Prodi Kesmas Universitas Pancasakti Makassar Raih Akreditasi B 





PEDOMAN KARYA

18 Februari 2021


KALAM



Pada Wajah Mereka Tampak Tanda-tanda Bekas Sujud



Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. 

Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya. Pada wajah mereka tampak tanda-tanda bekas sujud. 

Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu semakin kuat, lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya, tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). 

Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar."

(QS. Al-Fath 48: Ayat 29)

Seluruh ahli waris korban meninggal dunia akibat Covid-19 akan mendapatkann santunan sebesar Rp15.000.000, per ahli waris. Jaminan itu tertuang dalam edaran Kementerian Sosial melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait penanganan perlindungan sosial yang ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Gowa.


 


------------

Rabu, 17 Februari 2021

 

 

Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Covid-19 Terima Santunan Rp15 Juta

 

 

-         Sudah 35 Ahli Waris di Kabupaten Gowa Yang Masukkan Berkas

 

 

GOWA, (PEDOMAN KARYA). Seluruh ahli waris korban meninggal dunia akibat Covid-19 akan mendapatkann santunan sebesar Rp15.000.000, per ahli waris. Jaminan itu tertuang dalam edaran Kementerian Sosial melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait penanganan perlindungan sosial yang ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Gowa.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Syamsuddin Bidol, mengatakan saat ini pihaknya telah mendata beberapa ahli waris yang megumpulkan berkas di dinasnya untuk diverifikasi kemudian dikirim ke Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Provinsi Sulsel.

“Datanya harus betul-betul terkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, serta Perangkat Pemerintahan Kecamatan, dan desa atau kelurahan setempat. Jika hal ini dilakukan, maka akan mudah untuk memenuhi persyaratan yang dibutuhkan, sehingga para ahli waris lebih mudah dalam pelayanan untuk mendapatkan santunan,” kata Syamsuddin.

Adapun syarat yang dibutuhkan oleh ahli waris adalah surat keterangan kematian yang disebabkan Covid-19 dari rumah sakit, Puskesmas atau dinas kesehatan, surat kematian dari desa / kelurahan setempat bahwa betul korban tersebut adalah warga dari daerah itu, surat keterangan ahli waris, fotocopy KK dan KTP korban dan ahli waris, fotocopy buku rekening ahli waris, dokumentasi saat dirawat atau proses pemakaman, serta kontak person ahli waris atau keluarga.

“Jadi semua persyaratan yang dibutuhkan harus dipenuhi, kemudian membawa berkasnya ke Kantor Dinas Sosial Bidang Perlindungan Sosial. Nanti kami akan verifikasi lalu buatkan proposalnya kemudian membawanya ke Dinas Sosial Provinsi Sulsel,” jelas Syamsuddin.

Dia mengaku, pihaknya akan menyusun dengan baik data yang tercatat agar tepat sasaran, tertib administrasi Ä·epada para ahli waris dan memastikan jumlah bantuannya diterima melalui rekening bank.

“Kami akan selalu melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengetahui sejauh mana perkembangannya,” tambah Syamsuddin.

Kepala Bidang Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Asrianty, mengaku saat ini sudah ada sekitar 35 ahli waris yang mengajukan berkas, dan diharapkan para camat, desa/lurah setempat, bisa mengonfirmasikan ke masyarakatnya yang merupakan keluarga atau ahli waris korban meninggal akibat Covid-19 untuk segera melakukan pengurusan santunan ini berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan.

“Untuk batas waktu tidak ada, selama presiden tidak mencabut Covid-19 sebagai bencana sosial maka bantuan ini akan terus ada. Jadi sebaiknya para ahli waris bisa segera mengumpulkan berkasnya atau jika kurang mengerti bisa menghubungi kontak person kami," tutupnya.

Adapun kontak person yang dapat dihubungi oleh masyarakat yaitu Ibu Asrianty: 0821-8732-5180, atau Bapak Sofyan: 0813-5527-2102, atau langsung mengunjungi Kantor Dinas Sosial Kabupaten Gowa di Kantor Bupati Gowa, Jalan Masjid Raya No 30, Sungguminasa. (ima)

Berisrahatlah kakak

Era digital bukan lagi masamu

Mesin tik sudah masuk museum

Jangan sampai

Nasib kakak seperti mesin tik

 



------------

PEDOMAN KARYA

Rabu, 17 Februari 2021

 

PUISI

 

Beristirahatlah Kakak, Mesin Tik Sudah Masuk Museum

 

 

Oleh: Asnawin Aminuddin

 

Beristirahatlah kakak

Era 4.0 bukan lagi masamu

Masa jayamu telah berlalu

Jangan sampai

Ocehan kakak dianggap angin lalu

 

Berisrahatlah kakak

Era digital bukan lagi masamu

Mesin tik sudah masuk museum

Jangan sampai

Nasib kakak seperti mesin tik

 

Rabu, 17 Februari 2021

 


SEKURITI. Wajah Tola Daeng Pole tentu tidak asing lagi bagi para dosen, mahasiswa, dan alumni Universitas Pancasakti (Unpacti) Makassar, karena ia sudah menjadi sekuriti atau bagian keamanan kampus itu sejak tahun 1987. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)
 

 

 

 

 

 

 

 

------

PEDOMAN KARYA

Selasa, 16 Februari 2021

 

 

Tola Daeng Pole Sekuriti Kampus Unpacti Makassar Sejak 1987

 

 


 

Tola Daeng Pole (kanan) foto bersama salah seorang anggotanya sekuriti kampus Unpacti Makassar, Sapar, di Kampus II Unpacti, Jl Serigala 91, Makassar, Selasa, 16 Februari 2021. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)

 

------- 

 

Wajah Tola Daeng Pole tentu tidak asing lagi bagi para dosen, mahasiswa, dan alumni Universitas Pancasakti (Unpacti) Makassar, karena ia sudah menjadi sekuriti atau bagian keamanan kampus itu sejak tahun 1987.

“Saya sudah jadi sekuriti di kampus ini sejak berdiri tahun 1987,” kata Daeng Pole, sapaan akrabnya, kepada Pedoman Karya, di Kampus II Unpacti, Jl Serigala 91, Makassar, Selasa, 16 Februari 2021.

Pria kelahiran Makassar, 07 Desember 1956, bahkan sudah ikut kepada pendiri Unpacti Makassar, Said Sinrang (alm, purnawirawan perwira TNI) dan Hj Nurnani Bachmid.

“Saya sudah ikut sama Ibu (maksudnya Hj. Nani) sejak tahun 1969. Waktu itu, Ibu Kebetulan waktu itu Ibu punya banyak sekali becak, mungkin ada sekitar 200-an. Banyak sekali, dan Om (paman) saya yang tangani kalau ada becak yang rusak atau mau diperbaiki. Jadi, saya ikut Om saya dan sekaligus bekerja di rumahnya Ibu,” ungkap Daeng Pole.

Karena sudah bekerja puluhan tahun, maka Daeng Pole tentu saja mengenal betul dan dekat dengan keluarga Said Sinrang (alm) dan Hj Nani, bahkan dialah yang menjadi pengantar-jemput ke sekolah beberapa anak Said Sinrang (alm) dan Hajjah Nani, saat anak-anaknya masih sekolah.

Suami dari Norma, dan ayah dari sembilan anak, serta kakek dari 23 cucu ini mengaku tetap setia bekerja di Unpacti Makassar sebagai sekuriti kampus, karena kedekatannya dengan Hj. Nani, dan juga kebaikan hatinya.

“Ibu sangat baik kepada saya. Ibu juga sangat mempercayai saya, makanya saya tetap bekerja di sini sampai sekarang,” kata Daeng Pole.

Universitas Pancasakti Makassar, katanya, sudah mengalami pasang surut, dan sudah beberapa kali berganti pimpinan (rektor), tapi Daeng Pole yakin Unpacti Makassar akan berkembang dengan baik.

Keyakinan itu merujuk kepada pembangunan gedung Kampus I Unpacti di Jl Andi Mangngerangi, yang berlantai lima, di samping Kampus II di Jl Serigala 91, Makassar.

“Kampus I di Jalan Andi Mangngerangi itu dulunya rawa-rawa, lalu dibanguni rumah, dan kemudian dijadikan kampus,” papar Daeng Pole.

Setelah mengalami perkembangan, Unpati kemudian membeli tanah dan bangunan di Jl Serigala, yang awalnya juga dijadikan rumah tinggal, dan kemudian dialihfungsikan menjadi kampus.

Selain membangun kampus, Said Sinrang dan Hj Nani juga membangun sekolah di Jl Nuri, yaitu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pancasakti Makassar.

“Mudah-mudahan kampus (Unpacti) dan sekolah (SMK Pancasakti) ini bisa berkembang dengan baik,” harap Daeng Pole. (asnawin)