Sebanyak 3.600-an Mahasiswa Unhas Programkan Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam

 

Sekitar 3.600-an mahasiswa Unhas Makassar yang memprogramkan mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) pada semester ganjil tahun akademik 2020/2021, mengikuti Sains Kelas Besar (SKB) 1 yang merupakan kegiatan pertama dari Sains (Studi Al-Qur'an Intensif) secara virtual 

 

 

 

-------

Kamis, 01 Oktober 2020

 

 

Sebanyak 3.600-an Mahasiswa Unhas Programkan Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam

 

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Sekitar 3.600-an mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dari 12 fakultas memprogramkan mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) pada semester ganjil tahun akademik 2020/2021.

Para mahasiswa tersebut telah mengikuti Sains Kelas Besar (SKB) 1 yang merupakan kegiatan pertama dari Sains (Studi Al-Qur'an Intensif) yang dilaksanakan di setiap awal semester dan dihadiri oleh: Kepala UPT MKU Unhas, Dosen PAI, Praktikan Sains, Asisten Sains, Tim Sains, serta tamu undangan lainnya.

SKB 1 yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Cloud Meeting, Ahad, 27 September 2020, dirangkaikan dengan  Asistensi Umum dengan tema “Lejitkan Pribadi Tangguh Bersama Al-Qur'an di Masa Pandemi Covid-19.”

Peserta SKB 1 terdiri atas 770-an praktikan muslim, dan 2.200-an praktikan muslimah dengan room yang terpisah antara praktikan muslim dan muslimah.

Kegiatan SKB 1 praktikan muslim dibuka oleh Kepala UPT MKU Unhas, Rahmatullah Jafar, sedangkan SKB 1 praktikum muslimah dibuka oleh Koordinator Mata Kuliah PAI UPT MKU Unhas, Rahmah Alwi.

Rahmah Alwi menjelaskan, Studi Al-Qur'an Intensif atau disingkat Sains merupakan sarana belajar Al-Qur'an terbesar di Unhas Makassar yang telah hadir sejak tahun 2006.

“Sains menjadi bagian dari Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dilaksanakan oleh Tim Sains bekerjasama dengan UPT MKU Unhas,” tutur Rahmah.

Kegiatan Sains ditujukan kepada seluruh mahasiswa yang memprogramkan Mata Kuliah PAI dari 15 Fakultas yang ada di Unhas. Adapun komponen Sains terdiri dari praktikan Sains, Asisten Sains, dan Tim Sains.

Praktikan Sains, jelasnya, adalah seluruh mahasiswa yang memprogramkan Mata Kuliah PAI dalam satu semester, sedangkan Asisten Sains adalah alumni praktikan Sains yang direkrut menjadi tim pengajar yang akan membimbing, mendampingi, serta mengajarkan Al-Qur'an kepada praktikan Sains selama satu semester.

“Tim Sains adalah pelaksana teknis Sains yang berhubungan langsung dengan dosen PAI dan pihak UPT MKU Unhas,” papar Rahmah.

Adanya pandemi Covid-19, lanjutnya, memberi pengaruh yang besar dalam pelaksanaan program Sains semester ini.

“Seluruh kegiatan Sains semester ini akan dilaksanakan secara virtual mulai dari sosialisasi Sains di setiap kelas PAI, kegiatan Sains Kelas Besar (SKB), pertemuan rutin pekanan sebanyak sembilan kali dalam Sains Kelas Kecil (SKK), pengambilan dan pelaporan nilai ke dosen hingga Final dan Ramah Tamah Sains pada bulan Desember 2020 mendatang,” urai Rahmah.

Kondisi tersebut, katanya, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para praktikan, asisten, dan juga dosen untuk bisa tetap memaksimalkan diri dalam proses pelaksanaan program Sains ini.

“Semoga dengan terlaksananya SKB 1 sebagai kegiatan awal Sains Semester Ganjil 2020 dapat menyebarluaskan syiar Qur'ani kepada seluruh civitas akademika Unhas,” kata Rahmah.

Kepala UPT MKU Unhas, Rahmatullah Jafar, menambahkan bahwa belajar membaca atau memperlancar bacaan Al-Qur’an sangat penting bagi mahasiswa yang beragama Islam.

“Apa gunanya lulus mata kuliah Pendidikan Agama Islam tapi tidak bisa membaca Al-Qur'an. Ini menjadi tantangan dan motivasi bagi pelaksana untuk dapat memberikan kontribusi nyata dalam memberantas buta aksara Al-Qur'an di kalangan mahasiswa Unhas,” kata Rahmatullah. (zak)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama