![]() |
| Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. (QS 2 / Al-Baqarah, ayat 6) |
Jumat, 15 Juli 2022
Surah Al-Baqarah, Ayat 6:
Mereka Tidak Juga Akan Beriman
Sesungguhnya orang-orang kafir (*), sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. (QS 2 / Al-Baqarah, ayat 6)
-----
Catatan kaki:
(*) = Kafir (jamak: kuffar), yaitu orang yang tidak percaya kepada Allah, rasul-rasul-Nya, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan hari kiamat.
-----
Allah ta’ala mengabarkan, “Sesungguhnya orang-orang kafir”, yakni mereka yang bersifat dengan kekufuran dan terwarnai dengannya, lalu menjadi sifat yang lazim bagi mereka, dimana tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi mereka darinya; nasihat tidak berguna bagi mereka dan mereka selalu tetap dalam kekufuran mereka, maka sama saja bagi mereka “kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman”.
Hakikat kekufuran
adalah mengingkari sesuatu yang datang dari Rasul atau mengingkari sebagiannya.
Tidak akan ada
manfaatnya dakwah bagi orang-orang kafir itu, kecuali hanya sebatas menegakkan
hujjah atas mereka, seolah-olah dalam hal ini hanya pemutus bagi keinginan kuat
Rasulullah dalam mewujudkan keimanan mereka, dan bahwasanya kamu jangan
bersedih hati untuk mereka, dan bahwasanya dirimu tidak boleh berputus asa
terhadap mereka. Kemudian Allah Ta’ala menyebutkan beberapa penghalang yang
menghalangi mereka dari keimanan.
Tafsir Ibnu Katsir
(Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh
Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam
Madinah
Penjelasan ini dinuqil dari Mujahid, Abu Al-'Aliyah, Ar-Rabi' bin Anas, dan Qatadah.
Allah berfirman,
(Sesungguhnya orang-orang kafir) maknanya yaitu orang-orang yang mengingkari
kebenaran dan menutupinya. Allah telah menetapkan bagi mereka atas hal
tersebut.
Sama saja, baik
kamu memberi peringatan kepada mereka atau kamu tidak memberi peringatan kepada
mereka. Sesungguhnya mereka tetap tidak akan beriman kepada apa yang kamu bawa
kepada mereka, sebagaimana Allah SWT berfirman (Meskipun datang kepada mereka
segala macam keterangan, hingga mereka menyaksikan azab yang pedih (96) (surah
Yunus).
Allah SWT juga
berfirman mengenai orang-orang yang memusuhi dari kalangan Ahli Kitab: (Dan
walaupun engkau (Muhammad) memberikan semua ayat (keterangan) kepada
orang-orang yang diberi Kitab itu, mereka tidak akan mengikuti kiblatmu…)
(Surah Al-Baqarah: 145).
Maknanya, sesungguhnya
siapa saja yang telah ditetapkan oleh Allah suatu kesengsaraan atas dirinya
maka tidak ada kebahagiaan baginya, dan siapa saja yang dibiarkan tersesat,
maka tidak akan ada pemberi petunjuk baginya, Maka jangan biarkan dirimu
bersedih karena mereka.
Sampaikanlah pesan
kepada mereka. Siapa saja yang menjawabmu, maka dia akan mendapatkan pahala
yang berlimpah, dan siapa sajabyang mengabaikanmu, maka janganlah merasa sedih
atas mereka dan jangan biarkan hal itu mengganggumu. (maka sesungguhnya tugasmu
hanya menyampaikan saja, dan Kamilah yang memperhitungkan (amal mereka)) [Surah
Ar-Ra'd: 40], (Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan dan Allah
Pemelihara segala sesuatu) [surah Hud: 12].
Ali bin Abi
Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firman Allah SWT: (Sesungguhnya
orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu
beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman (6)) Dia berkata: Rasulullah
SAW berusaha membuat seluruh manusia beriman dan mengikuti petunjuknya. Lalu
Allah SWT memberitahukan kepadanya bahwa seseorang tidak akan beriman kecuali
sebelumnya telah diberi bantuan oleh Allah dalam ketentuan yang pertama, dan
seseorang tidak akan tersesat kecuali sebelumnya telah ditimpakan kesengsaraan
oleh Allah dalam ketentuan yang pertama.
Dari Ibnu Abbas
bahwa (Sesungguhnya orang-orang kafir) itu maknanya yaitu ingkar terhadap apa
yang diturunkan kepadamu. Sesungguhnya mereka berkata, “Sungguh Kami telah
beriman kepada sesuatu yang telah datang kepada kami sebelum dirimu. (sama saja
bagi mereka, engkau (Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri
peringatan, mereka tidak akan beriman).
Maknanya bahwa
sesungguhnya mereka telah mendustakan sesuatu yang ada di sisi mereka yang
telah menyebutkan dirimu, mengingkari perjanjian yang telah ditetapkan atas
mereka, serta mengingkari apa yang kamu bawa dan apa yang ada di sisi mereka
berupa sesuatu yang dibawakan oleh (rasul) selain kamu. Jadi bagaimana mereka
akan mendengar peringatan darimu padahal mereka telah mengingkari sesuatu yang
ada di sisi mereka tentang dirimu?
Abu Ja'far al-Razi
meriwayatkan dari Ar-Rabi' bin Anas, dari Abu Al-'Aaliyah, Dia berkata bahwa
dua ayat ini diturunkan untuk menerangkan tentang pemimpin dari beberapa
golongan.
Mereka adalah
orang-orang yang ada dalam firman Allah SWT (Apakah kamu tidak melihat keadaan
orang-orang yang jauh dari kedudukanmu di sisi Allah? mereka mengganti
kenimatan keamanan, al-Qur'an, dan kedatangan rasul dengan kekafiran, sehingga
mereka membuat kaum mereka terjerumus ke dalam kebinasaan (28) yaitu ke dalam
neraka Jahannam) (Surat Ibrahim: 28-29).
Makna yang telah
kami sebutkan sebelumnya yang pertama, (yaitu diriwayatkan dari Ibnu Abbas
dalam riwayat Ali bin Abi Thalhah) itu adalah yang paling jelas dan dapat
dijelaskan oleh ayat-ayat lain yang memiliki makna yang serupa. Hanya Allah
yang lebih Mengetahui.
Firman Allah SWT,
(mereka tidak beriman) posisinya secara gramatikal itu merupakan kalimat yang
memperkuat kalimat sebelumnya, yaitu (Sawaa'un 'Alaihim A'andzartahum Am Lam
Tundzir hum).
Maknanya bahwa
mereka adalah orang-orang kafir dalam kedua kondisi itu. Oleh karena itu, hal
tersebut dikuatkan dengan firman Allah SWT (Laa Yu'minun). Dan (Laa Yu'minun)
bisa menjadi khabar. Karena secara susunan gramatika yaitu "inna alladzina
kafaru laa yu'minun", dan firman Allah (Sawaa'un 'Alaihim A'andzartahum Am
Lam Tundzir hum) merupakan kalimat yang bertentangan
Referensi:
https://tafsirweb.com/184-surat-al-baqarah-ayat-6.html
