![]() |
| HARDIKNAS 2026. Ratusan siswa foto bersama |
-----
Senin, 04 Mei 2026
SMP
8 Bulukumba Terima Penghargaan Sekolah Siaga Kependudukan
BULUKUMBA, (PEDOMAN KARYA).
Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyerahkan penghargaan kepada 38 satuan
pendidikan tingkat SD dan SMP sederajat sebagai Sekolah Adiwiyata Kabupaten
Tahun 2025, pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun
2026, di Lapangan Pemuda Bulukumba, Senin, 04 Mei 2026.
Selain itu, SMP Negeri 8 Bulukumba mendapat
penghargaan khusus sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) turut diberikan
kepada.
Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah
satuan pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga
berencana, dan pembangunan keluarga ke dalam kurikulum (intrakurikuler) serta
kegiatan ekstrakurikuler.
Program BKKBN ini bertujuan membentuk
generasi muda yang sadar isu kependudukan, berwawasan kependudukan, dan
merencanakan masa depan.
Pemerintah Daerah melalui Bapperida juga menyerahkan
plakat dan cendera mata kepada SMP Negeri 8, dan SMP Negeri 17 Bulukumba, atas
partisipasi dalam kompetisi inovasi internasional Guangzhou Award di Tiongkok
dan OECD OPSI di Eropa tahun 2026.
Prestasi membanggakan juga ditorehkan oleh
peserta didik SMP Negeri 8 Bulukumba, yakni Nadifa Ainiyah dan Asyifah Gaitsa
Sabir yang meraih Juara I Rayon Bulukumba dalam lomba matematika tingkat
nasional Prisma 26.
Dalam Upacara Hardiknas Tahun 2026 dengan
tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”,
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, bertindak sebagai pembina upacara
sekaligus membacakan secara utuh sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan
Menengah, Abdul Mu’ti.
Upacara tersebut dihadiri oleh Wakil
Bupati Andi Edy Manaf, Sekretaris Daerah Muh Ali Saleng, Ketua TP PKK Hj. Andi
Herfida Muchtar, Wakil Ketua DPRD Bulukumba Fahidin, unsur Forkopimda, pimpinan
OPD, ratusan kepala satuan pendidikan, serta peserta didik dari berbagai
jenjang.
Dalam amanat yang dibacakan Bupati
Bulukumba, Menteri menegaskan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum
refleksi untuk meneguhkan kembali semangat dan komitmen dalam memajukan
pendidikan nasional.
“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses
yang dilaksanakan secara tulus dan penuh kasih sayang untuk memanusiakan
manusia,” kutip Andi Utta sapaan akrab Bupati.
Disampaikan pula bahwa pendidikan
merupakan proses menumbuhkembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang
mulia. Nilai dasar ini sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara melalui
sistem among yang menekankan prinsip asah, asih, dan asuh.
Asta Cita Prabowo Subianto
Sejalan dengan visi pembangunan nasional
dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, sektor pendidikan menjadi kunci
utama dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul, tangguh, dan
berdaya saing.
Untuk itu, Kementerian Pendidikan Dasar
dan Menengah terus mendorong pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
sebagai salah satu program prioritas dalam meningkatkan kualitas proses belajar
di kelas.
“Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki
pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam
kelas,” lanjutnya.
Dalam sambutan tersebut juga dipaparkan
lima kebijakan strategis pemerintah di bidang pendidikan, yakni pembangunan dan
revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran; peningkatan
kualitas dan kesejahteraan guru; penguatan karakter peserta didik; peningkatan
mutu pembelajaran melalui literasi, numerasi, dan STEM; serta perluasan akses
pendidikan yang inklusif.
Menteri juga menekankan bahwa, pemerintah
telah meletakkan fondasi pendidikan bermutu melalui penguatan sinergi empat
pusat pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
“Pendidikan tidak dapat berjalan sendiri.
Diperlukan kolaborasi seluruh elemen bangsa,” tegas Andi Utta.
Di akhir amanat, disampaikan bahwa
keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh tiga hal utama, yakni mindset
yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026.
Mari kita perkuat kolaborasi untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua
menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutup Andi Utta.
Upacara ditutup dengan doa oleh Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba Dr
H Abdul Rafik MPd, serta penampilan senam dari siswa SMP Negeri 1 Bulukumba
yang menambah semarak peringatan Hardiknas tahun ini. (dar)
