![]() |
“Bisa-bisanya itu mantan Kapolri berkhianat kepada Presiden!” seru Daeng Tompo’. (int) |
-----
PEDOMAN KARYA
Rabu, 04 November 2026
Obrolan Daeng
Tompo’ dan Daeng Nappa’:
Bisa-bisanya Itu
Mantan Kapolri Berkhianat kepada Presiden
“Sudahmaki’ dengar berita mantan
Kapolri ditangkap?” tanya Daeng Nappa’ kepada Daeng Tompo’ saat jalan-jalan
pagi seusai shalat subuh berjamaah di masjid.
“Mantan Kapolri ditangkap?” Daeng
Tompo’ balik bertanya.
“Betul. Mantan Kapolri Jenderal Polisi
Listyo Sigit Prabowo yang sekarang menjabat Kepala Staf Kepresidenan,” jawab Daeng
Nappa’.
“Dia ditangkap karena kasus apa?” tanya
Daeng Tompo’ penasaran.
“Dia dan beberapa petinggi Polri
lainnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan karena diduga melakukan
penyadapan tanpa prosedural terhadap Presiden RI, pejabat negara, tokoh
politik, media, tokoh ormas, dan LSM,” sebut Daeng Nappa’.
“Bisa-bisanya itu mantan Kapolri
berkhianat kepada Presiden!” seru Daeng Tompo’.
“Yah, begitulah,” ujar Daeng Nappa’.
“Jangan-jangan ada orang besar di belakangnya yang menyetir dia untuk menyadap Presiden,” kata Daeng
Tompo’.
“Begitulah anggapan banyak orang. Mantan
Kapolri dituding masih setia kepada mantan Presiden yang mengangkatnya jadi Kapolri,”
ujar Daeng Nappa’.
“Tolo. Dongok,” kata Daeng Tompo’
sambil geleng-geleng kepala.
“Yah, begitulah,” ujar Daeng Nappa’
sambil tersenyum. (asnawin)
Rabu, 04 November 2026
