Mahasiswa Unismuh Makassar Wahyu Nurul Fitri Raih Sarjana Tanpa Skripsi


TANPA SKRIPSI. Wahyu Nurul Fitri, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, berhasil menyelesaikan studinya dan meraih gelar sarjana tanpa harus menulis skripsi.


------

Senin, 03 Juni 2024

 

Mahasiswa Unismuh Makassar Wahyu Nurul Fitri Raih Sarjana Tanpa Skripsi

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Wahyu Nurul Fitri, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, berhasil menyelesaikan studinya dan meraih gelar sarjana tanpa harus menulis skripsi.

Nurul “hanya” artikel ilmiah dan mempublikasikannya pada jurnal ilmiah terindeks Sinta 2 sebagai pengganti skripsi. Diseminasi hasil penelitian Nurul dipresentasikan di depan dosen dan mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unisuh Makassar, di Mini Hall FKIP Unismuh, Senin, 03 Juni 2024.

Artikel ilmiah Nurul yang berjudul “Excavating Intercultural Communication at Tourism Facilities Intentions to Visitor Satisfaction” diterima oleh Jurnal Ettisal: Journal of Communication.

Proses ini dimulai dengan bimbingan intensif dari pembimbing 1 Dr Ummi Khaerati Syam SPd MPd, dan pembimbing 2 Ismail Sangkala SPd MPd.

Juga oleh Assoc. Prof. Nargiza Sulaymanova sebagai co-author dan dosen mitra dari Samarkand Institute of Oriental Studies, Uzbekistan. Nargiza turut membantu dalam penyempurnaan artikel ilmiah Nurul. Kontribusi ilmiah dari co-author asing ini memberikan sentuhan akademik khas Central Asia dan Eropa.

Nurul menjalani proses penulisan artikel dengan menentukan topik, melakukan bimbingan, mengumpulkan data, hingga penulisan sesuai template jurnal. Artikel dikirimkan untuk ditinjau dan melalui berbagai revisi sebelum akhirnya diterima untuk publikasi.

Tantangan dalam proses ini tidak menghentikan semangat Nurul, yang terus berjuang dengan bimbingan dari dosen dan dukungan dari keluarga serta teman-teman.

Ummi Khaerati Syam yang Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unismuh, menyatakan bahwa proses ini mengajarkan Wahyu Nurul tentang kesabaran dan ketekunan.

“Proses penelitian ini memberi ruang ekspresi kepada mahasiswa yang tidak memilih jalur skripsi sebagai tugas akhir tetapi memilih moda publikasi artikel pada jurnal bereputasi. Hal ini akan membuat mahasiswa tertantang dalam belajar hal-hal baru dengan tekun dan sabar,” ungkap Ummi.

Nurul Fitri kepada mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir mengatakan, “Tetap semangat untuk menyelesaikan apa yang telah kita mulai, Jangan pernah merasa takut, apalagi di dunia perkuliahan. Memang ada banyak tahapan yang akan kita hadapi, khususnya kita sebagai mahasiswa semester akhir, tapi anggap saja ini sebagai tantangan yang pastinya akan terlewati dan kita akan mendapatkan hasil yang maksimal setelah ini.”

Wakil Dekan I FKIP Unismuh Dr Baharullah, mengungkapkan, mahasiswa yang memilih jalur publikasi ilmiah akan memberi kontribusi yang baik bagi dosen dan mahasiswa, sebab dari segi poin kredit, dosen akan menunjang pengembangan profesinya, dan bagi mahasiswa bisa menjadi syarat untuk memperoleh gelar sarjana.

Ia menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan desiminasi hasil penelitian mahasiswa. Ia menegaskan bahwa desiminasi ini setara dengan skripsi dan mendorong prodi lain untuk mengikuti langkah ini.

Baharullah menjelaskan bahwa mahasiswa yang telah menyelesaikan P2K dapat melakukan penelitian dan mempublikasikan hasilnya dalam jurnal terakreditasi, minimal Sinta 4. Hal ini memungkinkan mahasiswa lulus lebih cepat tanpa harus melalui ujian skripsi.

Ia berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan memotivasi mahasiswa untuk berkarya. Baharullah juga menekankan pentingnya peran dosen pembimbing dalam proses publikasi artikel ilmiah. (zak)



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama