Jamaluddin Jompa dan Tujuh Rektor di Makassar Jadi Warga Kehormatan Kodam XIV/Hasanuddin

WARGA KEHORMATAN. Dari kiri ke kanan Rektor Universitas Fajar Dr Muliyadi Hamid, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis, Direktur Polimarim Dr Amrin, Rektor Unismuh Makassar Dr Abdul Rakhim Nanda, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa, Plt Rektor UNM Prof Farida Patittingi, Rektor UKI Paulus Makassar Prof Agus Salim, dan Rektor UPRI M. Darwis Nur Tinri SSos MSi, jalan bersama seusai pengukuhan sebagai Warga Kehormatan Kodam XIV/Hasanuddin, di Makodam, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa, 28 April 2026. (Foto: Humas Unhas)

 

-----

Rabu, 29 April 2026

 

Jamaluddin Jompa dan Tujuh Rektor di Makassar Jadi Warga Kehormatan Kodam XIV/Hasanuddin

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Jamaluddin Jompa, beserta tujuh rektor di Makassar, resmi dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Kodam XIV/Hasanuddin oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, di Makodam, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa, 28 April 2026.

Tujuh rektor lainnya tersebut yaitu Plt Rektor UNM Prof Farida Patittingi, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis, Rektor Unismuh Makassar Dr Abdul Rakhim Nanda, Rektor Universitas Fajar (Unifa) Dr Muliyadi Hamid, Rektor Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar M. Darwis Nur Tinri SSos MSi, Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar Prof Agus Salim, serta Direktur Politeknik Maritim AMI Makassar (Polimarim) Dr Amrin.

Pengukuhan ditandai dengan pemasangan passapu atau patonro, penutup kepala adat khas Makassar yang melambangkan keberanian, martabat, dan kehormatan.

Sebelum prosesi inti, dua prajurit TNI menampilkan atraksi angngaru, tradisi adat Makassar yang sarat makna kesetiaan dan keberanian. Atraksi ini disampaikan dalam bahasa Makassar dan diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Kegiatan semakin semarak dengan penampilan seni bela diri oleh puluhan personel TNI yang memukau para undangan. Para prajurit Kodam XIV/Hasanuddin menampilkan sejumlah kemampuan, mulai dari pencak silat militer, sparko atau Spartan Komando, hingga teknik double stick. Atraksi itu memperlihatkan kecepatan, ketepatan, dan kekuatan prajurit dalam pertempuran jarak dekat.

Demonstrasi tersebut tidak hanya menonjolkan kemampuan fisik, tetapi juga menunjukkan disiplin, kesiapsiagaan, dan ketahanan mental prajurit. Sejumlah prajurit juga memperagakan kemampuan memecahkan benda keras sebagai simbol ketangguhan dalam menghadapi berbagai ancaman.

Pengukuhan Warga Kehormatan Kodam XIV/Hasanuddin merupakan bentuk sinergi antara dunia akademik dan militer, dengan Unhas berada di garis depan sebagai mitra strategis dalam memperkuat ketahanan nasional. Kehadiran Unhas dalam momentum ini sebagai pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus penjaga nilai-nilai kebangsaan.

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, mengatakan, kolaborasi lintas sektor, termasuk perguruan tinggi sangat penting dalam menjaga kedaulatan negara. Menurutnya, kampus memiliki peran sentral dalam membangun peradaban bangsa melalui pendidikan dan inovasi.

“Saya berharap rekan-rekan tidak hanya memahami dunia militer, tetapi juga mampu memperkuat peran di sektor akademik," kata Mayjen Bangun.

Kampus memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan cinta Tanah Air.

“TNI tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kedaulatan negara. Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan nasional,” ujar Mayjen Bangun.

Ia menambahkan, pengukuhan warga kehormatan ini merupakan bentuk penghargaan sekaligus ajakan kepada kalangan akademisi untuk turut berperan aktif menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Rektor Unhas Jamaluddin Jompa menyampaikan rasa bangga atas kehormatan tersebut. Dirinya menegaskan bahwa Unhas siap mengambil peran lebih aktif dalam mendukung pertahanan negara melalui kontribusi akademik dan pengembangan sumber daya manusia.

“Ini adalah kehormatan besar bagi kami. Bagi Unhas, momentum ini bukan sekadar simbol, tetapi komitmen untuk terus berkontribusi nyata dalam menjaga keutuhan NKRI,” kata Jamaluddin Jompa. (kia)

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama