Kampanye, Debat, dan Pemilihan Ketua OSIM MA – MTs Muhammadiyah Pinrang

PEMILIHAN Ketua dan Wakil Ketua OSIM MA dan MTs Pondok Pesantren Punnia Muhammadiyah Pinrang diawali dengan kampanye terbuka dan debat kandidat. (ist)

 

-----

Rabu, 28 Januari 2026

 

Kampanye, Debat, dan Pemilihan Ketua OSIM MA – MTs Muhammadiyah Pinrang

 

PINRANG, (PEDOMAN KARYA). Suasana demokrasi terasa hidup di lingkungan Pondok Pesantren Punnia Muhammadiyah, Kabupaten Pinrang, sepanjang Januari 2026. Bukan dalam hiruk-pikuk panggung politik orang dewasa, melainkan di lorong-lorong kelas, lapangan madrasah, hingga bilik suara sederhana yang menjadi saksi pembelajaran demokrasi para santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

Rangkaian pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Santri Intra Madrasah (OSIM) periode 2026–2027 diawali dengan kampanye terbuka yang berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis, 20–22 Januari 2026. Khusus untuk tingkat MTs Muhammadiyah Punnia, tiga pasangan calon menyapa langsung para pemilih dengan berkeliling dari kelas ke kelas.

Mereka adalah pasangan nomor urut 1 Didi Noor Fauzan–Muhammad Ridwan, pasangan nomor urut 2 A. Nashifa Wibowo–Salsabila Alya Zahra, serta pasangan nomor urut 3 Ahmad Noor Wahid–Ahmad Fatir Maulana.

Di hadapan teman-temannya, para kandidat menyampaikan visi, misi, dan program kerja, sekaligus membuka ruang dialog dan tanggapan. Antusiasme santri terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta diskusi ringan yang terbangun di setiap kelas.

Kampanye tersebut tidak sekadar menjadi ajang perkenalan kandidat, tetapi juga sarana menanamkan nilai keberanian berpendapat, sikap bertanggung jawab, dan kesadaran memilih secara rasional. Di bawah pengawasan panitia dan dewan guru, seluruh rangkaian berjalan tertib dan kondusif.

Tahapan demokrasi kemudian berlanjut ke arena debat terbuka calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM, yang menjadi ruang adu gagasan dan pematangan visi kepemimpinan. Untuk tingkat MTs, debat digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026, disusul debat tingkat MA pada Ahad, 25 Januari 2026, di lapangan MA Muhammadiyah Punnia.

Pada debat tingkat MA, dua pasangan calon tampil percaya diri. Pasangan nomor urut 01, Husain Suardi–Imam An-Nawawi, menekankan program penumbuhan jiwa nasionalisme serta penguatan literasi sastra dan bahasa.

Sementara pasangan nomor urut 02, Syahrani–Atifah Nurul Khumairah, mengusung agenda peningkatan kedisiplinan, keaktifan belajar, kemampuan bernalar kritis, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Suasana debat kian hidup saat memasuki sesi tanya jawab dan sanggah. Para panelis dari unsur guru menguji kesiapan kandidat melalui pertanyaan kritis, mulai dari manajemen waktu hingga penyelesaian konflik antar-siswa. Meski berlangsung dinamis dan sesekali sengit, debat tetap terjaga dalam suasana sportif dan saling menghargai.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Rustan Efendi SPd MPd,.mengatakan, debat kandidat bukan semata adu kefasihan berbicara, melainkan ruang untuk menilai kesungguhan niat dan realisme program kerja demi kemajuan madrasah.

Puncak dari seluruh rangkaian tersebut berlangsung pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Aula Terbuka Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia. Sejak pukul 08.00 WITA, santri MTs dan MA mulai berdatangan untuk menggunakan hak pilihnya. Guru-guru dan Wakil Direktur Pesantren pun turut berpartisipasi dalam pemungutan suara.

Proses pemilihan dirancang menyerupai pemilihan umum sesungguhnya. Santri mendaftar sebagai pemilih, menerima surat suara, masuk ke bilik pencoblosan, hingga memasukkan suara ke kotak suara. Selama dua jam, hingga pukul 10.00 WITA, proses berlangsung tertib, aman, dan penuh antusiasme.

Setelah pemungutan suara selesai, penghitungan dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh panitia, guru, serta para santri.

Hasilnya, pasangan nomor urut 01 Husain Suardi–Imam An-Nawawi ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM MA Muhammadiyah Punnia. Sementara di tingkat MTs, pasangan nomor urut 01 Didi Noor Fauzan–Muhammad Ridwan berhasil meraih suara terbanyak dan resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM/IPM. (asnawin)

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama