-----
PEDOMAN KARYA
Selasa, 27 Januari 2026
Obrolan Daeng Tompo’ dan Daeng Nappa’:
Wanita, Permen
Terbuka dan Permen Terbungkus
“Ada tersebar di medsos obrolan antara seorang
lelaki Inggris dengan seorang Syekh Arab,” kata Daeng Nappa’ kepada Daeng Tompo’
saat ngopi sore di teras warkop batas kota.
“Apa isi obrolannya?” tanya Daeng Tompo’.
“Si lelaki Inggris bertanya, kenapa dalam
Islam wanita tidak boleh jabat tangan dengan pria?” kata Daeng Nappa’.
“Terus apa jawaban Syekh Arab?” potong
Daeng Tompo’.
“Syekh Arab menjawab, bisakah kamu
berjabat tangan dengan Ratu Inggris? Lelaki Inggris menjawab, tentu tidak bisa!
Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa berjabat tangan dengan ratu. Syekh Arab
mengatakan wanita-wanita Islam adalah para ratu. Ratu tidak boleh berjabat
tangan dengan pria sembarangan. Wanita Islam hanya boleh berjabat tangan dengan
muhrimnya,” tutur Daeng Nappa’.
“Terus,” potong Daeng Tompo’.
“Lelaki Inggris kembali bertanya, mengapa
wanita Islam menutupi tubuh dan rambut mereka? Syekh mengambil dua permen. Satu
permen dibuka pembungkusnya, sedangkan permen satunya lagi dibiarkan tetap
terbungkus. Kemudian Syekh Arab itu melemparkan kedua permen itu ke lantai yang
kotor,” lanjut Daeng Nappa’.
“Terus,” potong Daeng Tompo’.
Daeng Nappa’ melanjutkan, “Setelah itu Syekh
Arab bertanya kepada lekaki Inggris, kalau saya meminta Anda untuk mengambil
satu permen, mana yang Anda pilih? Lelaki Inggris menjawab, tentu ia akan
mengambil permen yang terbungkus. Syekh Arab mengatakan, itulah cara kami
memperlakukan dan melihat perempuan kami.”
“Jadi apa nabilang itu lelaki Inggris?” tanya
Daeng Tompo’.
“Si lelaki Inggris langsung bilang, wow
Islam is amazing,” jawab Daeng Nappa’.
“Jadi kalau ada wanita yang mengumbar
auratnya, berarti dia seperti permen yang dilempar di lantai yang kotor dalam
keadaan tidak terbungkus,” ujar Daeng Tompo’.
“Syekh Arab tidak bilang begitu,” kata
Daeng Nappa’ sambil tersenyum.
“Tapi kan begitu logikanya,” ujar Daeng
Tompo’.
“Terserah bagaimana orang mengartikan,”
kata Daeng Nappa’ masih sambil tersenyum. (asnawin)
Selasa, 27 Januari 2026
