![]() |
| “Saya kaget karena di dalam masjid, saya melihat ada tumbuh berdiri tiga pohon pisang berbuah telur,” kata Daeng Nappa’. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA) |
-----
PEDOMAN KARYA
Ahad, 30 Agustus 2026
Obrolan Daeng
Tompo’ dan Daeng Nappa’:
Pohon Pisang Berbuah
Telur
“Pernahki’ lihat pohon pisang
berbuah telur?” kata Daeng Nappa’ kepada Daeng Tompo’ saat ngopi malam di teras
rumah Daeng Tompo’.
“Bisanya itu ada
pohon pisang berbuah telur,” kata Daeng Tompo’ sambil tersenyum.
“Ada memang,” kata Daeng
Nappa’.
“Dimana?” tanya Daeng Tompo’.
“Tadi sore saya singgah di
perumahan elit dekat perbatasan kota. Kebetulan sudah hampir masuk waktu shalat
magrib. Saya masuk ke masjid dan langsung kaget,” tutur Daeng Nappa’.
“Kaget kenapa?” potong Daeng
Tompo’.
“Saya kaget karena di dalam masjid,
saya melihat ada tumbuh berdiri tiga pohon pisang berbuah telur,” kata
Daeng Nappa’.
“Kenapa bisa!” seru Daeng Tompo’.
“Telurnya banyak warna-warni.
Daunnya juga banyak, tapi bukan daun pisang,” kata Daeng Nappa’.
“Daun apa ji padeng?” tanya Daeng
Tompo’ penasaran.
“Daunnya uang dua ribuan dan uang
lima ribuan,” jawab Daeng Nappa’.
“Sembarangan,” kata Daeng Tompo’ sambil
tersenyum.
“Betul. Setelah saya perhatikan,
ternyata pohon pisang berbuah telur dan berdaun uang itu persiapan acara Maulid
Nabi yang akan dilaksanakan setelah shalat isya malam ini,” ujar Daeng Nappa’
sambil tertawa dan keduanya pun tertawa-tawa. (asnawin)
Ahad, 30 Agustus 2026
