-----
PEDOMAN KARYA
Jumat, 11 September 2026
Obrolan Daeng
Tompo’ dan Daeng Nappa’:
Antrian Panjang di
SPBU, Pertamax Dijual Rp25.000 per Liter
“Sessata’ sekarang beli bensin,” kata
Daeng Tompo’ kepada Daeng Nappa’ saat ngopi sore di warkop batas kota.
“Betul. Beberapa hari mi ini susah
sekali beli bensin. Pertalite cepat habis di SPBU, terpaksa kita beli Pertamax.
Dan itu harganya jauh sekali. Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp16.500,”
timpal Daeng Nappa’.
“Pertamini juga rata-rata habis
bensinnya,” kata Daeng Tompo’.
“Tadi saya singgah mau beli bensin
botolan. Penjualnya bilang, Pertamax ini Pak. Rp25.000, maujaki’? Saya bilang,
iye’ tidak ji,” ungkap Daeng Nappa’.
“Deh, mahal na itu,” tukas Daeng
Tompo’.
“Itumi makanya tidak jadika beli,”
kata Daeng Nappa’.
“Jadi belumpaki’ beli bensin ini?”
tanya Daeng Tompo’.
“Sudah. Tadi beli di SPBU, antri
setengah jam,” kata Daeng Nappa’ sambil tersenyum.
“Syukurmaki’ itu. Saya belum pa’
beli sampai sekarang,” kata Daeng Tompo’. (asnawin)
Kamis, 10 September 2026
