iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » » Para Kepala Sekolah di Takalar Orang-orang yang Bisa Dipercaya


Pedoman Karya 4:13 PM 0


BISA DIPERCAYA. Bupati Takalar, Syamsari Kitta, memberikan kata sambutan pada pembukaan Rapat Evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Senin, 25 November 2019. (ist)








----------

Senin, 02 Desember 2019


Para Kepala Sekolah di Takalar Orang-orang yang Bisa Dipercaya


-          Syamsari Kitta Kumpulkan Kepala Sekolah dan Pengawas


TAKALAR, (PEDOMAN KARYA). Para kepala sekolah merupakan manajer pendidik dalam mengelola, memperbaiki, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sekolah.

Karena itulah, Bupati Takalar Syamsari Kitta memberikan apresiasi kepada para kepala sekolah dan mengatakan para kepala sekolah adalah orang-orang yang bisa dipercaya.

“Para kepala sekolah harus mempunyai tanggung-jawab moril. Saya percayakan para kepala sekolah dalam mengelola proses belajar mengajar di sekolah. Saya tekankan, ketika saya menge-SK-kan, jangan main-main pada SK itu. Saya percaya para kepala sekolah adalah orang yang bisa dipercaya, bisa membuat yang terbaik untuk anak didik kita,” kata Syamsari.

Hal itu ia kemukakan saat memberikan sambutan pada acara Rapat Evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Senin, 25 November 2019, yang dihadiri Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya, Kadis Pendidikan Takalar Rusdi SE, Kabag Humas dan Protokol Syainal Mannan, serta 338 pengawas SD, pengawas SMP, kepala sekolah SD, dan kepala sekolah SMP se-Kabupaten Takalar.

Tugas pendidik, kata Syamsari, adalah bagaimana anak didik itu haus akan ilmu pengetahuan. Target pendidik ke depan harus berpikir bagaimana strategi membentuk perilaku yang baik pada siswa dan membentuk karakter yang teratur dan indah secara berkesinambungan.

“Tahun 2020 saya inginkan seluruh sekolah di Takalar untuk menata sekolah lebih bagus, yakni menjalin kekompakan, menciptakan kerja sama, bergandengan tangan, gotong royong, saling mengawasi, saling memperingati di sekolah dan menciptakan sistem yang lebih baik,” kata Syamsari. (Hasdar Sikki)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply