iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok


SEMINAR INTERNASIONAL. Dr H Shamsi Ali Lc MA (Founder Nusantara Foundation, New York AS) tampil sebagai salah seorang pembicara pada “Seminar Internasional Komunikasi Islam, Komunikasi Islam di Dunia Digital”, di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Selasa, 17 September 2019. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)


BARRU (PEDOMAN KARYA) Gubernur Sulawesi Selatan Prof.DR.H.M.Nurdin Abdullah M.Agr sangat merespon baik akan kehadiran Group Wartawan Media Online (GoWa-MO) di Kabupaten Barru.

Setelah melaksanakan pelantikan Wakil bupati di Gedung Islamic Centre Kel.Sumpan Binangae Kec.Barru Kab.Barru, Selasa 17/09/19.

Gubernur NA beserta rombongan dan Bupati Barru lanjut makan siang di Rumah Jabatan Wakil Bupati Barru, disela saat ingin kembali ke Makassar, Gubernur meyapa para pengurus Organisasi Jurnalis DPD GoWa-MO Barru.

 "Semoga semakin Berkembang dan akan sukses kedepanya untuk GoWa-MO Barru",ucap Gubernur.

Sebelum anggota DPD GoWa-MO Barru bertemu Gubernur Sulsel, Sekertaris DPD Muh. Hasyim Hanis berkordinasi dengan pembina GoWaMo Asdar akbar  sehingga bisa bertemu Bapak Gubernur Sulsel Saat pelantikan wakil Bupati Barru.(Red/DesWANI)

MAKASSAR (PEDOMAN KARYA) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. H. M. Nurdin Abdullah mengapresiasi anggota DPRD Sulsel bersama pemerintah provinsi yang telah mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) melalui proses rapat paripurna, Senin (16/9).

Menurut Nurdin, pengesahan tiga Ranperda bersama DPRD Sulsel adalah hasil akhir setelah dua Ranperda yang akan disahkan terlebih dahulu melalui proses validasi dari Kementerian Dalam Negeri.

“Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dewan yang terhormat, terutama pimpinan bersama dan anggota Badan Pembentukan Ranperda DPRD, Pansus pembahas Ranperda, berserta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembahasan Ranperda ini,” ungkap Prof Nurdin dalam sambutannya, di Gedung Paripurna DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (16/9).

Ketiga Ranperda tersebut yakni Ranperda Sarana Transportasi, Ranperda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil serta Ranperda Perubahan APBD tahun 2019.

Untuk Ranperda Sarana Transportasi, Prof Nurdin menjelaskan, pemerintah daerah harus hadir dalam memberikan pelayanan publik dengan fasilitas yang aman dan nyaman. Oleh karena itu, perbaikan sarana transportasi publik yakni jalan dan terminal mutlak dilakukan pemerintah daerah.

“Semoga kehadiran pemerintah daerah, tentang pengelolaan penumpang ini dapat menjadi acuan kita bersama, sekaligus sebagai solusi atas permasalahan dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat penguna terminal penumpang di Sulawesi Selatan,” jelas mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.

Nurdin melanjutkan, terminal sebagai sarana transit penumpang dan barang merupakan salah satu komponen penting dalam sistem transportasi.

“Melihat fungsi tersebut maka terminal penumpang merupakan fungsi pelayanan publik yang memiliki peran penting sampai hari ini,” kata mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.
Sementara untuk Ranperda Tentang Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil, Nurdin menjelaskan peraturan ini merupakan manifestasi komitmen kemandirian bagi pelaku ekonomi golongan kecil, dan dilakukan melalui pemberdayaan dengan melibatkan seluruh pihak termasuk pengusaha besar.

“Sehingga keberadaan koperasi ini nantinya diharapkan dapat mendorong terwujudnya kesejahteraan, dan keadilan ekonomi di Sulawesi Selatan,” tutur alumni Universitas Jepang ini.

Selain itu secara praktis dengan adanya Perda tentang pemberdayaan koperasi dan usaha kecil ini juga, diharapkan dapat memberikan terobosan karena pemberdayaan yang akan meningkatkan pertumbuhan dan daya saing koperasi dan usaha kecil.(Red/DesWANI)

BARRU (PEDOMAN KARYA)– Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah resmi melantik sekaligus pengambilan sumpah jabatan Wakil Bupati Barru terpilih, Ir H Nasruddin AM, yang digelar di Gedung Islamic Centre, Jalan Sultan Hasanuddin, Kabupaten Barru, Selasa (17/9/2019) sekitar pukul 09.30 WITA.

“Pada tanggal 17 September 2019, saya [Gubernur-red] Provinsi Sulawesi Selatan atas nama Menteri Dalam Negeri RI, dengan ini resmi melantik saudara Ir H Nasruddin AM sebagai wakil bupati Barru berdasarkan keputusan Mendagri RI Nomor 132.73-3851 Tahun 2019 Tanggal 2 September 2019. Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan,” ucap Gubernur Sulsel saat melantik Wakil Bupati Nasruddin, Selasa (17/9/2019).

Pelantikan itu dihadiri ratusan tokoh dan pejabat tamu undangan. Mereka diantaranya, Bupati Barru, Suardi Saleh, Mantan Bupati Pinrang, Aslam Patonangi, Mantan Bupati Luwu Timur, Arifin Junaidi.

Hadir juga sejumlah pejabat Pemrpov Sulsel hingga pengusaha sekaligus pendiri Bosowa Corp, Aksa Mahmud.


Sebelumnya, Senin (16/9/19) kemarin, Kepala Biro Pemerintahan Sulsel, Hasan Basri Ambarala mengatakan Nasruddin ini sebelumnya menjabat Sekda Barru. Dan Sekda Barru akan dijabat oleh seorang pelaksana tugas.

Informasi yang diterima Ambarala, Plt Sekda Barru akan dijabat oleh Kaharuddin sesuai surat keputusan nomor surat 800/00998/VIII/BKPSDM/2019.

Untuk diketahui, pemilihan Wakil Bupati (Wabup) Barru terdapat dua calon yang bertarung dalam perebutan kursi Wabup ini.

Calon Wabup tersebut yakni, Nasruddin (Sekda Barru) dengan nomor urut 01. Kemudian rivalnya, Rusdi Hidayat Jufri (Plt Ketua DPC PKS) dengan nomor urut 02.

Pemilihan diikuti oleh anggota DPRD Barru.
Dari 25 anggota DPRD Barru, hanya 21 diantaranya yang mengikuti proses pemilihan. Sedangkan empat anggota dewan lain tidak sempat hadir dikarenakan berhalangan.

Pemilihan dilakukan dengan cara pemungutan suara (voting). Hasilnya, Nasruddin menang telak dengan perolehan 18 suara.
Sementara Rusdi Hidayat Jufri hanya mendapatkan tiga suara.

Dengan perolehan tersebut, Nasruddin langsung ditetapkan sebagai calon Wabup terpilih oleh Ketua Panlih sekaligus pimpinan DPRD Barru, Andi Nurhudajah Aksa.

Pemilihan ini juga disaksikan oleh Bupati Barru, Suardi Saleh dan seluruh peserta pemilihan atau kuorum.(Red/DesWANI)


MAKASSAR (PEDOMAN KARYA) Gubernur Sulsel, Prof. HM Nurdin Abdullah menghadiri Pisah Sambut Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Hamidin kepada Irjen. Pol. Mas Guntur Laupe di Hotel Claro, Makassar, Senin (16/9). Hadir juga, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPRD Sulsel HM Roem.

Malam pisah sambut ini penuh luapan emosi. Karena harus melepas Kapolda Sulsel yang lama Irjen Pol Hamidin yang akan bertugas sebagai Kapolda NTT dan menyambut dengan suka cita Irjen Pol Mas Guntur Laupe yang menjabat sebagai Kapolda Sulsel. Di mana sebelumnya memegang jabatan sebagai Kadivkum Polri.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan bahwa malam pisah sambut ini merupakan doa untuk dua petinggi Polri yang akan meninggalkan dan akan memimpin Polda Sulsel. Nurdin juga berterima kasih atas kemitraan dan kerjasama yang terjalin selama ini, baik dengan Polda Sulsel dan Forkopimda lainnya dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

"Jujur saja saya bersyukur mendapatkan mitra, Pak Kapolda, Panglima (Pangdam XIV Hasanuddin) dan Kejati yang tentu kolaborasi yang kita bangun bisa menyelesaikan persoalan dengan baik. Saya berbisik dengan Panglima kita kehilangan humor segarnya Pak Kapolda. Saat kita lagi serius Pak Kapolda datang langsung ceria semua," kata Nurdin Abdullah.

Gubernur juga percaya bahwa Hamidin memang diutus ke NTT yang juga perlu penanganan khusus, seperti Kawasan Labuan Bajo yang lagi tren. Karena telah berhasil di Sulsel.

"Kalau bapak berhasil, begitu jadinya diberikan tantangan. Kita berterima kasih atas nama masyarakat Sulsel atas pengabdian yang ada selama ini," sebutnya.

Sulsel juga mendapat citra positif.  Ditandai pertumbuhan ekonomi signifikan. Ini merupakan indikator daerah stabil berkat peranan kepolisian. Stabilitas  juga tercipta, demikian juga kepastian hukum dan investasi. Hal itu yang dirasakan selama delapan bulan atau selama Hamidin menjabat. Gubernur juga menyampaikan siap berkoordinasi dan menjalin komunikasi setiap saat.

"Pak Hamidin mudah-mudahan bintangnya bertambah, Pak Guntur Laupe juga. Biasanya yang dari Sulsel itu cukup bagus. Terima kasih atas pengabdianya di Sulsel Pak Hamidin dan selamat datang di Sulsel kembali Pak Guntur Laupe," ucapnya.(Red/Des-WANI)