Tim Bulutangkis PWI Sulsel Tidak Dibebani Target


TIM BULUTANGKIS. Tiga tahun lalu (2013) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tim bulutangkis PWI Sulsel keluar sebagai juara umum pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke XI. Pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke XII di Bandung 25-29 juli 2016, tidak dibebani target. (Foto: Asnawin Aminuddin)




-------
Kamis, 21 Juli 2016


Tim Bulutangkis PWI Sulsel Tidak Dibebani Target


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Tim bulutangkis Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke XII di Bandung 25-29 juli 2016, tidak dibebani target.
“Kami akan tampil tanpa beban, karena tidak dibebai target,” ungkap Amri Hamid, salah seorang pemain bulutangkis PWI Sulsel, kepada “Pedoman Karya”, di Makassar, Kamis, 21 Juli 2016.
Tiga tahun lalu (2013) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tim bulutangkis Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel keluar sebagai juara umum pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke XI.
Tim bulutangkis PWI Sulsel yang ketika itu dipimpin Edy Salman, berhasil keluar sebagai juara umum dengan empat medali emas, empat medali perak, dan tiga medali perunggu.
“Tiga tahun lalu, kami juara umum dengan sebelas pemain, tapi tahun ini kami hanya berjumlah enam orang, karena memang hanya tiga nomor yang dipertandingkan,” kata Amri.
Ke-6 pemain tersebut ialah Muhammad Yusrie (TVRI Sulsel), Syahrir Edy Salman (Tabloid Makassar Pena), Hamzah Hasan (Tabloid Makassar Pena), Amri Hamid (Harian Ujungpandang Ekspres), Munsir (Tabloid Makassar Pena), dan Muhammad Rauf (Tabloid Indonesia Pos).
Menyinggung persiapan tim menghadapi Porwanas kali ini, dia mengatakan mereka jarang berlatih bersama karena kebetulan bertepatan dengan bulan puasa Ramadhan.
“Kami baru berlatih bersama setelah lebaran (Idul Fitri 1437 Hijriyah, pada 6 Juli 2016, red). Kebetulan tidak ada pelatih khusus dan juga tidak ada koordinator yang ditunjuk untuk mengkoordinir tim bulutangkis, jadi salah seorang pemain merangkap sebagai pelatih dan seorang pemain lainnya merangkap sebagai koordinator,” papar Amri.
Pada Porwanas XI tiga tahun lalu di Banjarmasin, tim bulutangkis PWI Sulsel berhasil keluar sebagai juara umum dengan empat medali emas, empat medali perak, dan tiga medali perunggu.
Empat medali emas direbut dari beregu putra KU 36-45 tahun, tunggal putra KU 36-45 tahun, ganda putra KU 35 tahun ke bawah, serta ganda putra KU 36-45 tahun. 
Selanjutnya, empat medali perak diraih dari beregu putra KU 35 tahun ke bawah, ganda putra KU 46 tahun ke atas, tunggal putra KU 46 tahun ke atas, dan tunggal putra KU 35 tahun ke bawah, sementara tiga medali perunggu diperoleh dari nomor beregu putra KU 46 tahun ke atas, ganda putra KU 36-45 tahun, dan tunggal putra KU 36-45 tahun. (an)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama