Khitanan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Toraja

BAKTI SOSIAL. Wakil Ketua Muhammadiyah Sulsel, dr Furqaan Naiem (kiri), foto bersama Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Muhammadiyah Sulsel, serta sejumlah anak, pada acara Bakti Sosial, di Tana Toraja, Jumat, 14 Juli 2017. (Ist)




----
Ahad, 16 Juli 2017

Khitanan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Toraja


TORAJA, (PEDOMAN KARYA). Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan menyelenggarakan Bakti Sosial (Baksos) di TK Aisiyah Makale, Kabupaten Tana Toraja, Jumat, 14 Juli 2017.

Baksos ini bekerjasama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tana Toraja, Ortom se Kabupaten Toraja dan Pimpinan Komisariat (PIKOM) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kedokteran (FK) Unhas sebagai panitia. Tema kegiatan ini “Aksi Kemanusiaan Khitanan Massal dan Donor Darah”.

Setelah khitanan, baksos dilanjutkan dengan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gigi gratis di SMP Pesantren Pembangunan Muhammadiyah Toraja, dan pemeriksaan hewan di Pusat Kesehatan Hewan Makale.

Wakil Ketua PWM dr M Furqaan Naiem PhD mengatakan bahwa masyarakat dan warga Muhammadiyah cukup antusias dengan kegiatan baksos ini. 

“Insya Allah akan dibenahi untuk lebih baik lagi ke depan. Rencana baksos berikutnya akan dilaksanakan di Luwu Utara, Masamba akhir Desember 2017,” ujar Furqaan yang juga Dosen FKM UNHAS itu.

Ketua PDM Toraja Zainal berharap kegiatan memberikan manfaat bagi masyarakat Toraja dan dapat dilaksanakan secara rutin. 

"Jika perlu PDM Tana Toraja akan melaksanakan Bakti Sosial bertepatan dengan Puncak Lovely Desember Tana Toraja " kata Zainal.

Rifqi Ismulail, salah seorang anggota tim mengatakan, dirinya mewakili tim medis yang diundang oleh MPKU PWM Sulsel dan PIKOM IMM FK Unhas, menyampaikan permohonan maaf jika ada kekurangan pada kegiatan tersebut. 

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan bakti sosial ini, semoga kegiatan ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT, dan memberikan manfaat dalam hal kesehatan reproduksi bagi masyarakat Toraja,” kata Rifqi. (Basri Lampe)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama