-----
PEDOMAN KARYA
Ahad, 01 Februari 2026
Kerja Bakti Menyambut Ramadhan
Ahad pagi itu, suasana Kompleks perumahan terasa berbeda. Dari toa masjid terdengar lantunan ayat suci Al-Qur’an yang mengalun syahdu. Seiring suara mengaji, satu per satu warga kompleks mulai berdatangan ke halaman masjid.
Mereka datang memenuhi ajakan Ketua RW yang sehari sebelumnya diumumkan di masjid: kerja bakti membersihkan halaman masjid dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
Warga hadir dengan penuh semangat, membawa peralatan masing-masing. Ada yang menenteng cangkul, ada yang membawa parang, dan tak sedikit pula yang mengayunkan sapu lidi.
Kerja bakti pagi itu bukan hanya dihadiri Ketua RW, tetapi juga para Ketua RT, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta tokoh-tokoh masyarakat. Kebersamaan pun terasa begitu kental.
Seperti kerja bakti pada umumnya, suasana tak pernah sepi dari canda tawa. Di sela-sela membersihkan rumput dan merapikan halaman, terdengar kisah-kisah lucu yang spontan disambut gelak tawa. Ada pula yang melontarkan teka-teki sederhana, namun jawabannya justru memancing tawa lebih keras.
Usai kerja bakti, kebersamaan berlanjut. Bubur kacang ijo dan kopi hitam sudah tersaji. Bagi yang ingin kopi susu, susu kental manis pun tersedia. Di saat istirahat sambil ngopi itulah, canda tawa kembali mengalir, menambah keakraban antarwarga.
Di tengah suasana santai, Ketua RW menunjuk beberapa titik di sekitar halaman masjid. Ia menyampaikan rencana pekan depan untuk mengecat beberapa bagian agar tampak lebih indah dan nyaman.
Kerja bakti pagi itu pun bukan hanya membersihkan halaman masjid, tetapi juga membersihkan hati, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat menyambut Ramadhan dengan kebersamaan. (asnawin)
