Putera Bulukumba Wakili Indonesia dalam Mastera


Alfian Dippahatang, seorang sastrawan muda asal Desa Pataro, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, mendapat undangan menjadi peserta Program Penulisan Mastera (Majelis Sastra Asia Tenggara): Cerpen Tahun 2018, yang dilaksanakan di Wisma Hijau, Mekarsari, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, 12-18 Agustus 2018. 




-------
Selasa, 07 Agustus 2018


Putera Bulukumba Wakili Indonesia dalam Mastera


BULUKUMBA, (PEDOMAN KARYA). Alfian Dippahatang, seorang sastrawan muda asal Desa Pataro, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, mendapat undangan menjadi peserta Program Penulisan Mastera (Majelis Sastra Asia Tenggara): Cerpen Tahun 2018, yang dilaksanakan di Wisma Hijau, Mekarsari, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, 12-18 Agustus 2018.

Kepastian Alfian mengikuti ajang Mastera tersebut, tertuang dalam surat resmi dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nomor 1716/G2/TU/2018, tertanggal 31 Juli 2018, yang ditandatangani oleh Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan, Dr Hurip Danu Ismadi.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) yang beranggotakan Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand, telah menyelenggarakan Program Penulisan Mastera sejak tahun 1997.

Program ini merupakan pelatihan penulisan berbagai jenis karya sastra, seperti puisi, cerpen, esai, drama, dan novel, untuk para penulis muda dari negara anggota Mastera. Pada tahun 2018 ini, diselenggarakan Program Penulisan Mastera untuk naskah cerpen.

Dijelaskan bahwa berdasarkan seleksi berkas dan penilaian Tim Kurator, Alfian dinyatakan terpilih sebagai salah satu peserta Program Penulisan Mastera: Cerpen Tahun 2018.

Tentang undangan yang diterimanya tersebut, Alfian yang merupakan salah satu alumni terbaik Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, mengaku sangat senang.

 “Saya sangat senang, karena ini adalah kali kedua saya mendaftar program penulisan Mastera, dan akhirnya nama saya ada sebagai salah satu penulis undangan dari Indonesia,” ungkap pria kelahiran Bulukumba, 03 Desember 1994. (aat)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama