Pembangunan Tol Ujung pandang Seksi 3 Sudah 32 Persen


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Direksi PT Nusantara Infrastruktur (NI) menemui Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, untuk melaporkan perkembangan proyek pembangunan jalan Tol Ujung Pandang Seksi 3 di Rumah Jabatan (Rujab)  Gubernur Sulsel, Rabu (25/9/19).

Projects Maneger PT. Wijaya Karya Beton Tbk, Didi Rustadi menjelaskan, jalan tol yang dikerjakan sejak tanggal 2 April 2018 sampai pada tanggal 17 September 2019 sudah mencapai 32,55 persen. Proyek tersebut juga ditargetkan akan selesai pada bulan Februari 2020, namun karena ada penambahan pekerjaan pemindahan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), sehingga pekerjaan sedikit terlambat.

"Pekerjaan kami targetkan bulan Februari 2020, tapi sedikit terlambat pak, ada galian pipa ari PDAM," kata Didi Rustadi saat memberikan prosentasi dihadapan Gubernur Sulsel dan seluruh komisaris jalan tol di Jakarta dan Ujung Pandang.

Proyek senilai Rp 1.6 triliun itu merupakan kategori proyek konstruksi sipil, jenis proyek jalan dan jabatan berlokasi di Kota Makassar dengan konstruksi spesifik box girder.

Untuk pengunaan jasa dipercaakan pada PT. Basowa Marga Nusantara, penyedia jasa PT. Wijaya Karya Beton, Tbk, konsultan perencana PT. Cipta Graha Abadi dan  konsultan pengawas Nippon Koei Indokoei dengan jangka waktu kerja 813 hari sedangkan waktu pemiliharaan 365 hari. Untuk panjang jalan tol sendiri total kurang lebih 4.375 meter, lebar jalan main road 2 x 10,3 meter lebar jalan ramp 7,0 meter.

CEO PT Nusantara Infrastructure Tbk (NI), M. Ramdani Basri mengaku, seluruh pihak terkait jalan tol Ujung Pandang datang melaporkan perkembangan pembangunan infrastruktur.

"Kami melaporkan bahwa kami memiliki empat sumber di jalan tol yang ada di sini maupun yang ada di Jakarta. Ada juga salah satu jalan tol kami dibangun oleh Jepang dan pekerjaannya bagus pak," lapornya.

Sementara, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mendukung, penuh pembangunan infrastruktur jalan tol Ujung Pandang seksi 3.

"Iya kami mendukung penuh pak, bahkan kalau bisa dilanjutkan sampai ujung jalan Andi Pangerang Pettarani. Kami juga kalau bisa sampai di Takalar aja pak, supaya tambah bertumbuh ekonomi baru masyarakat," jelas mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.

Turut hadir pada acara tersebut, CEO PT Nusantara Infrastructure Tbk (NI), M. Ramdani Basri, Komisaris PT Margautama Nusantara (Mantan Wakil Menteri PUPR), Hermanto Dardak, Komisaris PT Margautama Nusantara, Ahwil Loetan, Direktur Utama PT Bosowa Marga Nusantara (BMN), Anwar Toha, Direktur Teknik dan Operasional PT Bosowa Marga Nusantara (BMN), Ismail Malliungan, GM Corporate Affairs PT Nusantara Infrastructure Tbk (NI), Deden Rochmawaty, dan Projects Maneger PT. Wijaya Karya Beton Tbk, Didi Rustadi.(Deswani)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama