Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

» » » » » » Bupati Gowa Berbagi Pengalaman Politik kepada Mahasiswa S2 Sosiologi Unismuh


Pedoman Karya 5:18 AM 0

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, berbagi pengalaman kepada mahasiswa Program Magister (S2) Pendidikan Sosiologi,  Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, pada kegiatan Kuliah Singkat, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa, 11 Januari 2022. (ist)





------ 

Selasa, 11 Januari 2022

 

 

Bupati Gowa Berbagi Pengalaman Politik kepada Mahasiswa S2 Sosiologi Unismuh

 


GOWA, (PEDOMAN KARYA). Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, berbagi pengalaman kepada mahasiswa Program Magister (S2) Pendidikan Sosiologi, Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, pada kegiatan Kuliah Singkat, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa, 11 Januari 2022.

Didampingi Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Gowa, Hj Rieke Susanti, yang bertindak selaku moderator, Adnan mengatakan, hampir semua lini kehidupan dimasuki politik, tidak terkecuali di pemerintahan.

“Kepala Daerah, seperti bupati maupun walikota, terpilih karena proses politik. Sebelum menduduki jabatan sebagai kepala daerah seperti saya, kita terlebih dahulu melewati proses politik, bahkan saat menjabat pun proses-proses politik itu tidak pernah berhenti dan terus kita jalani bergandengan bersama antara pemerintahan dan politik,” kata Adnan.

Mantan Anggota DPRD Sulsel mengatakan, politik adalah seni. Kepala daerah yang terpilih melalui proses pemilihan yakni Pilkada, katanya, harus mampu menggandeng lawan politik untuk bersama-sama membangun daerah.

“Di zaman sekarang, kalau ada yang menerapkan konsep individualisme, pasti dia tertinggal. Tapi kalau kita menerapkan konsep kerjasama dan kolaborasi, yakin dan percaya pasti dia akan maju. Olehnya karena itu, pengertian politik, ada seni dalam menjalankan pemerintahan,” kata Adnan.

Dalam pengambilan kebijakan publik, lanjutnya, tidak terlepas dari proses politik, karena banyak pengambilan keputusan yang harus melalui persetujuan DPRD.

“Misalnya ingin membuat Peraturan Daerah (Perda), harus diawali dengan Ranperda yang diserahkan ke DPRD untuk dibahas di Pansus bersama ahli-ahli dan stakeholder terkait untuk mengambil keputusan,” sebut Adnan.

Adnan yang menggantikan ayahnya, (alm) Ichsan Yasin Limpo, sebagai Bupat Gowa, mengatakan, pemerintahan yang dipimpinnya terus menerus melakukan transformasi kebijakan demi mempercepat pelayanan publik, seperti disrupsi di semua sektor kehidupan, menguatkan artificial inteligence, penggunaan big data, interaksi, dan layanan online.

“Kita di Kabupaten Gowa sekarang memberlakukan disposisi online dan tanda tangan elektronik. Jadi untuk melakukan disposisi dan tanda tangan, bisa dilakukan dimana pun kita berada. Sekarang pelayanannya begitu karena kita menuju era disrupsi,” papar Adnan, yang juga mendapat amanah sebagai Sekjen Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Ketua Prodi S2 Pendidikan Sosiologi Pascasarjana Unismuh Makassar, Kaharuddin PhD, pada kesempatan tersebut menyampaikan terimakasih kepada Bupati Gowa atas kesediaannya membawakan kuliah singkat.

Dia berharap ke depan kerjasama Pemerintah Kabupaten Gowa dengan Unismuh Makassar tetap berjalan dengan baik dan lebih ditingkatkan lagi.

“Mudah-mudahan langkah selanjutnya kita bisa kerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan pengabdian masyarakat dalam bidang pendidikan, seperti melakukan pelatihan terkait model-model pembelajaran, pembuatan RPP, RPS atau akreditasi-akreditasi sekolah,” harap Kaharuddin. (zak)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply